TANGSEL, DISWAY.ID -- Subdit Resmob Polda Metro Jaya turun tangan dengan melakukan penyelidikan di kasus seorang wanita berinisial IT (49) yang tewas di sebuah perumahan di Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Kanit 1 Subdit Resmob PMJ, Kompol Dimitri Mahendra menegaskan peristiwa nahas ini dialami korban pada Kamis dini hari, 16 April 2026.
Mahendra menyebut korban pertama kali ditemukan warga sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya, yakni di Blok N5/03 sebuah perumahan di Kel. Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel.
BACA JUGA:Pemicu Ibu Satu Anak yang Tewas Diduga Dibunuh di Serpong Utara Masih Misteri, Polisi Bilang Begini
"Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Warga melaporkan adanya seorang wanita berinisial IT (49) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, tepatnya di Blok N5/03 RT 004/012, Kelurahan Pakulonan," lanjutnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Subdit Resmob Ditreskrimum PMJ bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian alias TKP.
Dari hasil penyelidikan itu Mahendra memastikan bahwa kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan. Di mana pelaku yang belum dibeberkan identitasnya, sedang diburu oleh polisi.
"Dari hasil penyelidikan awal, kami memastikan bahwa korban merupakan korban tindak pidana pembunuhan," ujarnya.
BACA JUGA:Terungkap! Pelaku Pembunuh Wanita di Serpong Utara Dibekuk Ternyata Mantan Suaminya
Korban Disebut Jarang BerinteraksiSebelumnya, tetangga ungkap sosok korban wanita berinisial IT (49) yang diduga dibunuh di kawasan Pakualam, Serpong Utara.
Tetangga korban, Nunun mengatakan keseharian korban yang dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
Menurutnya, selama tinggal di lingkungan tersebut sekitar satu tahun terakhir, korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak banyak bergaul.
"Orangnya pendiam, nggak pernah nyampur sama warga. Jarang banget ngobrol," katanya kepada disway.id di lokasi, Kamis 16 April 2026.
BACA JUGA:Fakta Pembunuhan di Serpong, Tetangga Ungkap Suami Korban Sering Minta Uang dan Nikah Lagi
Disebutkannya, korban tinggal di rumah kontrakan bersama anaknya. Selama ini, interaksi dengan lingkungan sekitar pun sangat terbatas.
- 1
- 2
- »





