Palembang: Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) mewajibkan seluruh armada bus transportasi jemaah haji 2026 untuk menjalani pemeriksaan fisik menyeluruh atau ramp check sebelum beroperasi. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatra Selatan Sunarto mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar insiden bus mogok seperti pada musim haji tahun sebelumnya tidak terulang.
“Tahun lalu ada kejadian bus mogok di jalan, maka Pak Gubernur sangat mewanti-wanti agar tahun ini tidak boleh terulang lagi dan semua unit bus harus dipastikan layak jalan sebelum operasional dimulai,” kata di Palembang, Jumat, 17 April 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Jelang Haji 2026, 460 Petugas PPIH Diberangkatkan ke Arab Saudi“Kita tidak mau jamaah terlantar atau merasa was-was karena kendala kendaraan, sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara mendalam dan bukan sekadar formalitas,” jelas dia.
Selain pemeriksaan teknis kendaraan, panitia juga diminta melakukan pengecekan berkala terhadap pendingin udara (AC) serta kebersihan interior bus. Langkah itu dinilai penting, terutama untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah lanjut usia selama perjalanan menuju bandara.
“Pemeriksaan ini meliputi semua aspek teknis bus agar tidak ada kendala sekecil apa pun saat membawa tamu Allah, karena pelayanan transportasi adalah bagian vital dari kesuksesan proses ibadah haji,” ujar Sunarto.
Bus Damri yang digunakan untuk penjemputan jamaah haji debarkasi Palembang, Rabu (5/7/2023). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Dia menambahkan, tim pengawas transportasi akan disiagakan selama masa pemberangkatan guna mengantisipasi situasi darurat. Pemprov Sumsel menargetkan seluruh armada berada dalam kondisi prima demi mendukung kelancaran keberangkatan kelompok terbang pertama yang dijadwalkan berangkat pada 22 Mei 2026.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, pihaknya akan memberangkatkan total 7.036 calon jamaah yang terbagi dalam 16 kelompok terbang (kloter) pada tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 5.895 jamaah calon haji asal Sumatera Selatan,1.077 calon jamaah asal Bangka Belitung, dan 64 petugas kloter.
Tercatat sebanyak 583 calon haji masuk dalam kategori lansia, dengan usia tertua mencapai 98 tahun. Kloter 1 yang berasal dari OKU Timur dijadwalkan memasuki Asrama Haji Sumsel pada 21 April 2026 pukul 08.00 WIB, dan diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April pukul 07.10 WIB menggunakan Maskapai Saudi Arabia Airlines.



