Jadi Wajah Brand Mewah, Jake Gyllenhaal Justru Tak Suka Difoto

tabloidbintang.com
17 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Aktor Hollywood Jake Gyllenhaal mengungkapkan bahwa pemotretan fashion bukanlah hal yang benar-benar ia nikmati. Ia mengaku tidak pernah merasa sepenuhnya nyaman saat harus berpose di depan kamera untuk kampanye mode.

Bintang film The Day After Tomorrow yang kini berusia 45 tahun itu membahas pengalamannya terjun ke dunia fashion dalam beberapa tahun terakhir, setelah menjadi wajah dari sejumlah brand mewah. Meski menyukai kolaborasi dengan berbagai merek, ia menegaskan bahwa berpose untuk pemotretan iklan bukanlah bagian favoritnya, seperti dilaporkan Female First UK.

“Ironisnya, saya tidak pernah benar-benar merasa nyaman dengan itu (berpose untuk pemotretan fashion). Saya suka berakting dan mengekspresikan diri, tapi saya tidak fokus bermain untuk kamera,” ujarnya kepada WWD.

Lebih lanjut, Gyllenhaal menjelaskan bahwa hal yang paling ia cintai dalam dunia seni adalah koneksi dan kolaborasi dengan orang lain, bukan sekadar tampil di depan kamera.

“Saya lebih suka bisa terhubung dengan lawan main dalam sebuah adegan, atau dengan para seniman di sekitar saya. Itulah yang paling saya sukai. Bukan soal berpose, tapi tentang kolaborasi dan koneksi,” jelasnya.

Menurutnya, seni pada dasarnya adalah proses kolaboratif yang melibatkan banyak orang dan hubungan yang terjalin selama proses kreatif berlangsung.

Jake sendiri kini menjadi wajah untuk lini perhiasan mewah, termasuk mempromosikan jam tangan premium. Ia mengaku, perhiasan menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan diri sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

“Saya mulai melihat jam tangan sebagai cara untuk mengekspresikan diri. Perhiasan sederhana pun bisa menyampaikan banyak hal. Dalam banyak hal, itu seperti bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, sekaligus cara menunjukkan individualitas,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa mengenakan perhiasan yang berkilau bisa menjadi pengingat untuk tampil percaya diri dan menunjukkan versi terbaik dari diri sendiri.

“Saya pikir perhiasan itu seperti seni. Menarik melihat bagaimana setiap orang di dunia mengekspresikan dirinya. Setiap perhiasan punya cerita tersendiri,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko Pangan Dorong Hilirisasi dan Riset Kampus untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Komisi II DPR Kaget Ketua Ombudsman Jadi Tersangka: Baru Dilantik Sudah Tersandung Kasus
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Peluncuran Buku Warna Bali , Warna Jadi Bahasa Budaya | SAPA PAGI
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
8 Orang Meninggal, Kemenhub Ungkap Kronologi Jatuhnya Helikopter di Sanggau Kalbar
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Diskresi Yaqut Soal Kuota Haji Diulik KPK dari Agus Syafi
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.