Bos Chelsea Buka Suara di Tengah Ancaman Demo Fans, Akui Performa Mengecewakan

medcom.id
9 jam lalu
Cover Berita
Los Angeles: Salah satu pemilik Chelsea, Behdad Eghbali, tampil di hadapan publik untuk menenangkan para suporter yang kian resah dengan performa tim. Dalam konferensi World Congress of Sports (WCS) di Los Angeles, Kamis (16/4/2026), Eghbali menegaskan komitmen konsorsium BlueCo untuk mengembalikan tradisi juara ke Stamford Bridge.
 
Di tengah meningkatnya ketidakpuasan publik, kelompok suporter Chelsea berencana menggelar aksi protes sebelum laga melawan Manchester United. Aksi ini diorganisir oleh NotAProjectCFC, kelompok yang secara tegas menolak model kepemilikan BlueCo dan melibatkan perwakilan pendukung dari klub "saudara" Strasbourg, Prancis.
 
Protes ini merupakan bentuk penolakan terhadap konsorsium yang dipimpin oleh Clearlake Capital, perusahaan ekuitas swasta asal Amerika Serikat, bersama pengusaha Todd Boehly. Bergabungnya Strasbourg dalam aksi ini menandakan ketidakpuasan yang menyebar bahkan ke klub-klub lain dalam jaringan kepemilikan yang sama.

  Empat Musim Pasca-Akuisisi, Performa Justru Menurun Memasuki fase akhir musim keempat sejak akuisisi Chelsea dari Roman Abramovich senilai 2,3 miliar poundsterling pada Juni 2022, performa tim di bawah pelatih Liam Rosenior justru terus menurun.
 
Chelsea kini terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan, meski manajemen telah mengeluarkan dana transfer yang sangat besar untuk membangun skuad muda.
Dalam pernyataannya, Eghbali secara terbuka mengakui bahwa hasil yang dicapai belakangan ini jauh dari memuaskan.
 
“Kami peduli pada para penggemar. Kami ingin klub ini sukses. Enam bulan lalu semua orang sangat senang, tapi belakangan hasilnya mengecewakan. Kami sedang mengevaluasi apa yang bisa diperbaiki,” Ujar Eghbali dikutip melalui The Athletic.
 
“Bisakah ini disebut berhasil tanpa menang? Tidak. Kami harus menang, meraih trofi, dan melakukannya secara konsisten,” tegasnya.
 
  Kepergian Maresca Jadi Faktor Utama Ketidakstabilan Salah satu faktor paling signifikan di balik penurunan performa Chelsea musim ini adalah kepergian mendadak pelatih Enzo Maresca pada momen Tahun Baru. Eghbali mengakui bahwa pergantian pelatih di tengah musim berdampak negatif terhadap ritme dan sistem bermain tim.
 
“Kebijakan kami sebenarnya tidak melakukan pergantian pelatih di tengah musim. Ini bukan keputusan yang kami inginkan, dan jelas berdampak saat Anda harus mengubah sistem dan pemain," jelasnya.
 
Rosenior yang ditunjuk menggantikan Maresca baru mampu meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Kendati demikian, Eghbali memastikan sang pelatih masih mendapat kepercayaan penuh dari manajemen.
 
"Kami sudah bekerja dengannya lebih dari 18 bulan, jadi kami tahu kualitasnya. Memang hasil belakangan ini kurang baik, tapi kami tetap mendukungnya untuk jangka panjang," pungkasnya.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Top Gainers Sepekan, Saham DEFI, WBSA hingga MDIA Masuk Daftar
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Reno Reza Rayakan Usia 38, Ungkap Rencana Besar Bareng Loh Kok Tum Band
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terungkap, Wanita yang Tewas di Kontrakan Tangsel Dibunuh Mantan Suami
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Aniaya Cucu, 1 Balita sampai Tewas
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Proyek Water Taxi Bali Dipercepat, Waktu Tempuh Bandara-Canggu Cuma 30 Menit
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.