Pramono Tekankan Disiplin di Balkot: Telat 2 Kali, Jangan Ikut Rapat Lagi!

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya kedisiplinan dalam budaya kerja di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta. 

Pramono bahkan menegaskan dirinya akan melarang pejabat ikut rapat jika datang terlambat.

Baca Juga :
Pramono Singgung Pejabat BUMD: Ego Kegedean, Komunikasi Nggak Berjalan Baik
Pramono Minta BUMD Jakarta Siapkan Diri, Perluas Ekspansi ke Luar

Hal itu disampaikan Pramono dalam acara BUMD Leaders Forum 2026 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 17 April 2026. Pramono bercerita bagaimana dirinya mencontohkan sikap disiplin tersebut di depan anak buahnya.

"Saya sederhana saja, kalau ada yang terlambat saya lihat sekali dua kali, habis itu saya peringatkan besok jangan masuk lagi rapat," ucap Pramono.

Pramono menjelaskan, dirinya bertindak seperti itu demi membentuk corporate culture atau budaya kerja yang disiplin di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kata Pramono, perubahan harus datang dari pimpinan. Maka dari itu, dia mengaku selalu datang lebih awal dalam setiap rapat. 

Dia berharap, dengan seperti itu, para anak buahnya dapat mengikuti kebiasaan dan menjadi lebih disiplin.

"Saya enggak yakin dulu Balai Kota itu on time. Sekarang nggak pernah rapat Balai Kota (telat) lebih dari 5 menit. Karena apa? Gubernurnya selalu datangnya lebih awal," tutur dia.

Lebih lanjut, Pramono juga menekankan pentingnya memberi contoh nyata dalam bekerja. Salah satunya melalui kebijakan penggunaan transportasi umum setiap Rabu. 

Pramono mengaku konsisten menjalankan kebijakan tersebut sebagai upaya membangun budaya kerja di lingkungan Pemprov DKI.

"Saya sampai hari ini enggak pernah melanggar. Ini bukan ingin dilihat orang, tapi membangun budaya kerja," ungkap dia.

Pramono berharap, dengan disiplin dan komunikasi yang baik, kinerja jajaran Pemprov DKI Jakarta, termasuk BUMD, bisa semakin optimal ke depan. 

Dia juga menekankan agar setiap persoalan yang muncul dapat dikomunikasikan secara terbuka dan cepat diselesaikan.

"Problem kita yang paling utama adalah seringkali ego di antara para pejabat, termasuk pejabat BUMD-nya kegedean. Komunikasinya tidak berjalan dengan baik," pungkas Pramono.

Baca Juga :
Pemprov DKI Gelar BUMD Leaders Forum, Dorong BUMD DKI Jadi Pilar Ekonomi
6,98 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap dari Lima Wilayah, Terbanyak di Jaksel
Pramono: Ikan Sapu-sapu Itu Cute, Tapi Berbahaya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Derbi Suramadu, Madura United kalahkan Persebaya 2 - 1
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
PBB Mendesak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata 10 Hari antara Lebanon dan Israel
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Veto China terhadap draf Resolusi Hormuz bantu redakan ketegangan Iran
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-26: Nottingham Forest vs Aston Villa, Braga Tantang Freiburg
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Komoditas Melonjak Lagi, Potensi Penerimaan Kembali Terlewat: Indonesia Butuh Windfall Tax
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.