Marak Pelecahan di Kampus, Pengamat Sosial Singgung Kemerosotan Moral Imbas Medsos

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan Anwar Abbas menyebut maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus menandakan kegagalan dunia pendidikan Indonesia mencetak peserta didik yang bermoral dan bertakwa.

"Jelas-jelas telah mencerminkan kegagalan dunia pendidikan kita dalam mencetak mereka menjadi peserta didik yang beriman dan bertakwa," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (17/4).

BACA JUGA: Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI hingga Unpad, Abdul Fickar Bilang Begini

Buya Anwar sapaan Anwar Abbas mengatakan fenomena pelecahan di kampus harus membuat semua pihak tersadar terjadinya kemerosotan moral generasi penerus.

Dia pun berharap orang tua, tokoh masyarakat, guru, politikus, hingga presiden membantu mencetak peserta didik yang bermoral serta bertakwa.

BACA JUGA: Heboh Kasus Pelecehan di UI, Ahli Ungkap Bahaya Perilaku Jahat Tak Dihentikan, Seram...

"Terlebih-lebih lagi peran dari presiden dan para menteri tentu jelas sangat besar dan sangat diharapkan," ujar Buya Anwar. 

Dia mengatakan merosotnya moralitas dan akhlak generasi penerus akibat berbagai faktor, seperti teknologi, lingkungan, dan lemahnya pendidikan karakter.

BACA JUGA: Dugaan Pelecehan Seksual UI, Polda Tunggu Laporan

Buya Anwar mengatakan peran media sosial dan internet, dalam hal ini, tentu tidak bisa diabaikan memerosotkan moral generasi penerus.

"Sebab, boleh dikatakan waktu yang dihabiskan oleh para pihak terutama anak didik untuk berhubungan dengan internet sangat tinggi, sehingga pengaruhnya terhadap kehidupan mereka tentu sangat besar dan tidak bisa diabaikan," katanya.

Oleh karena itu, ujar Buya Anwar, peran orang tua, warga masyarakat, para guru, dan pemerintah menjadi penting mengawasi perilaku generasi penerus.

"Tentu sangat dituntut sementara yang terlaksana sekarang tampak sangat minim dan terbatas sehingga terjadilah fenomena berkembangnya budaya tidak terpuji yang tidak sesuai dengan nilai- nilai luhur yang kita miliki," ungkapnya.

Diketahui, kasus pelecehan di lingkungan kampus belakangan menuai sorotan setelah muncul perkara kekerasan seksual 16 mahasiswa melalui grup chat terhadap mahasiswi FH UI.

Selain UI, kasus pelecehan melalui lagu mencuat di Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah viral pada media sosial.

Berikutnya, pelecehan juga terjadi di Universitas Padjajaran (Unpad) ketika seorang Guru Besar meminta foto bikini mahasiswi. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wahai Belasan Pelaku Pelecehan di FHUI, Kalian Seharusnya Takut Baca Pernyataan Ketua DPR RI Ini


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Subsidi Dipastikan Aman hingga Akhir 2026, Bahlil Kunci Pasokan dan Gandeng Rusia
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
AALI Segera Sebar Dividen Final Rp644,77 Miliar, Ini Jadwal Pencairannya
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Cerah hingga Hujan Ringan, Jaksel Berpotensi Petir
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Mendag Dorong Bulog Perluas Penyaluran MinyaKita ke Pasar Rakyat
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca 18-19 April 2026: Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat, Mana Saja?
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.