Dharma Polimetal (DRMA) Alokasikan Capex Rp400 Miliar di 2026, Siapkan Sederet Ekspansi

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten komponen otomotif besutan konglomerat TP Rachmat, PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA), mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp400 miliar pada tahun ini. Besaran capex tersebut diharapkan mampu memberikan daya saing yang lebih kuat bagi perusahaan.

Presiden Direktur Dharma Polimetal Irianto Santoso menerangkan, besaran capex tersebut dapat saja disesuaikan seiring berjalannya waktu. Terlebih, jika terdapat rencana DRMA untuk mengakuisisi perusahaan lainnya dalam rencana ekspansi.

“Pengalokasian maintenance capex sebesar Rp400 miliar untuk tahun ini. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung pengembangan produk baru guna menjaga relevansi dan daya saing di pasar. Angka capex tersebut bersifat dinamis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan apabila di perjalanan waktu perseroan memutuskan mengakuisisi perusahaan baru sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis,” kata Irianto dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).

Adapun, mengenai sumber pendanaan untuk keperluan belanja modal tersebut, DRMA mengandalkan kekuatan arus kas internal serta dukungan fasilitas perbankan yang tersedia. 

Dalam hal ini, DRMA mengeklaim bakal berkomitmen untuk menjaga fleksibilitas keuangan dengan mengoptimalkan struktur modal yang sehat saat ini.

Adapun, Irianto menerangkan, DRMA menargetkan pertumbuhan hingga dobel digit pada tahun ini. Dia berharap target tersebut dapat dicapai di tengah gejolak perang Iran, yang membuat menurunnya minat masyarakat di industri otomotif dalam negeri.

Baca Juga

  • DRMA Bidik Kinerja 2026 Naik Dobel Digit, Perkuat Bisnis Baterai
  • Emiten TP Rachmat Dharma Polimetal (DRMA) Bagi Dividen Rp70 per Saham
  • Dharma Polimetal (DRMA) Genjot Produksi Komponen EV saat Harga Minyak Memanas

”Kami menargetkan di tahun 2026 peningkatan revenue sebesar kurang lebih 10% di atas, tentunya untuk bottom line akan mengikuti hal yang sama. Kami berharap bahwa sisa 9 bulan ke depan itu akan menunjukkan performa yang baik sehingga akan menunjang apa yang kami targetkan,” katanya dalam Konferensi Pers DRMA, Jumat (17/4/2026).

Menunjang pencapaian target tersebut, sejumlah upaya diversifikasi juga dilakukan DRMA. Salah satunya, memperbesar cakupan bisnis ke renewable energy component. DRMA disebut tengah mempersiapkan diri dengan menyiapkan battery energy storage system.

Selain itu, DRMA juga mulai merambah ke bisnis after market, dengan memproduksi auxiliary battery. DRMA juga menargetkan pertumbuhan di pasar ekspor sekitar 50% pada tahun ini.

”Jadi harapannya tetap untuk tahun ini memang ada challenge, ada tantangan-tantangan yang harus kami hadapi. Tapi kami juga melihat bahwa di setiap ada tantangan ini tentunya ada opportunity yang bisa kami dapatkan,” tegasnya.

Menjalani 2026, Dharma Polimetal kini memiliki kepengurusan baru dalam jajaran direksinya. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) DRMA hari ini, Jumat (17/4/2026), memutuskan untuk menggantikan Yosaphat Panuturi Simanjuntak dari kursi direksi setelah 2 dekade lamanya bekerja.

Kini, Dian Eka Hartiningsih menggantikan posisi Yosaphat. Dian merupakan seorang profesional di industri otomotif dengan rekam jejak lebih dari 19 tahun. 

Sebelum bergabung dengan DRMA, Dian menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur di PAKO Group, yang merupakan bagian dari PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BeauPicks: 5 Barang Gemas yang Bikin Kamar Terlihat Lebih Estetik
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Apa Itu Nutri-Level? Sistem Pelabelan Baru untuk Makanan dan Minuman, Ini Cara Kerjanya
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Viral! Guru Honorer di Kuningan Syok Namanya Tercatut Pemilik Ferrari Rp4,5 Miliar
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Gubernur Pramono Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Dokter Tifa Bakal ke Yamaguchi University Jepang, Berharap Dugaan Gelar Palsu Rismon Tidak Benar
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.