JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai, laporan dugaan ujaran kebencian yang dilayangkan padanya dapat memperburuk demokrasi di Indonesia.
Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya dalam podcast Forum Keadilan di YouTube yang menyinggung Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Menurut dia, laporan ini adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat. Sebab, ucapannya disampaikan dalam bentuk produk jurnalistik.
Diketahui, pernyataan tersebut disampaikan Ubedillah dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV berjudul "Ubedillah Badrun: Prabowo Gibran Beban Bangsa Indonesia".
Dalam video itu, ia menyebut Prabowo-Gibran adalah beban bagi bangsa Indonesia. Ubedilah menilai, pemerintah saat ini harus segera mengakhiri kekuasaannya.
"Secara argumentatif saya meyakini bahwa Prabowo-Gibran adalah beban buat bangsa ini," kata Ubedilah dalam podcast tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang