AS Tegaskan Blokade Terhadap Pelabuhan Iran Akan Berlangsung ‘Selama Diperlukan’

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan bahwa blokade militer terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz akan terus berlanjut ‘selama diperlukan’, dan menyatakan bahwa Washington tetap siap siaga untuk menyerang fasilitas energi Iran.

Dilansir dari laman Euronews, Hegseth mengatakan bahwa Angkatan Laut AS telah mengerahkan kurang dari 10% kekuatan mereka untuk melaksanakan agenda penutupan tersebut. “Perhitungannya jelas. Kami menggunakan 10% dari Angkatan Laut terkuat di dunia dan Anda memiliki 0% dari angkatan laut Anda,” tutur Hegseth, dikutip dari laman Euronews, Jumat (17/04/2026).

Selain itu, Hegseth juga menyebut bahwa Angkatan Laut AS telah mengisi kekuatan mereka yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Hegseth juga turut menegaskan bahwa AS melakukan pemantauan terhadap pergerakan militer Iran selama jeda pertempuran, yang saat ini direncanakan akan berlangsung hingga awal pekan depan.

“Kami mengisi ulang dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya, dan yang lebih penting lagi dengan intelijen yang baik dari sebelumnya. Saat Anda mengekspos diri Anda dengan pergerakan Anda kepada pengawasan kami, kami siap siaga untuk menyerang infrastruktur dwiguna Anda yang penting, pembangkit listrik Anda yang tersisa, dan industri energi Anda,” tambahnya

Namun demikian, dilansir dari laman Al Jazeera, Hegseth mengungkap bahwa AS lebih memilih untuk menyelesaikan konflik yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 melalui diplomasi.

“Anda, Iran, dapat memilih masa depan yang makmur, jembatan emas, dan kami berharap Anda melakukannya untuk rakyat Iran. Sementara itu dan selama diperlukan, kami mempertahankan blokade ini, blokade yang berhasil, tetapi jika Iran memilih dengan buruk, maka mereka akan mengalami blokade dan bom yang dijatuhkan pada infrastruktur, listrik, dan energi,” katanya

Baca Juga

  • Trump Sebut Perang Melawan Iran Segera Berakhir
  • Kenapa AS dan Israel Menyerang Iran?

Dalam konferensi pers, selain Hegseth, Komandan militer AS tertinggi Jenderal Dan Caine juga menjelaskan bahwa blokade yang dilakukan Angkatan Laut AS berlaku pada semua kapal tanpa memandang kewarganegaraan. “Izinkan saya menjelaskan, blokade ini berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang kewarganegaraan, yang menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran,” jelas Dan Caine.

Aksi blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz diketahui telah diberlakukan sejak hari Senin (13/04/2026), dengan Presiden AS Donald Trump memperingatkan dalam unggahan di media sosialnya bahwa kapal-kapal penyerang akan dilenyapkan jika mereka mencoba menerobos blokade tersebut. Adapun aksi blokade ini terjadi akibat negosiasi perdamaian antara Iran dan AS yang gagal mencapai kesepakatan.

Setelah negosiasi pertama gagal, AS dan Iran dilaporkan akan kembali menggelar negosiasi putaran kedua. Kedua negara ini telah mengindikasikan bahwa mereka tetap terbuka untuk negosiasi lebih lanjut yang rencananya akan kembali digelar di Islamabad, Pakistan. Terkait perencanaan negosiasi kedua, pada Rabu (15/04/2026) delegasi Pakistan telah mengunjungi Teheran untuk mengoordinasikan pembicaraan baru tersebut.
(Fadya Jasmin Malihah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Model Pagar Rumah Transparan yang Elegan dan Fungsional
• 31 menit lalumedcom.id
thumb
Tawuran di Tanah Abang Disebut Sudah Terjadi 3 Hari Berturut-turut
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
• 7 jam lalumatamata.com
thumb
Pakar Apresiasi Diplomasi Energi Menteri Bahlil ke Rusia
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
MedisinLab Diluncurkan, Jawab Tantangan Digitalisasi Laboratorium Kesehatan Daerah
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.