Petugas PPSU Jaksel Jadi Korban Kecelakaan Kerja, Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Cair dalam Sehari

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com – BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Beno Prasetio, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat bertugas di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).

Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi wujud empati kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memastikan seluruh hak peserta dapat diterima oleh ahli waris.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan bahwa perlindungan terhadap pekerja harus benar-benar hadir, terutama saat musibah terjadi.

Baca juga: Ringankan Beban Keluarga, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris PHL Jaksel

Ia menjelaskan, pihaknya mengetahui peristiwa tersebut dari pemberitaan media massa pada Kamis (16/4/2026) dan langsung menindaklanjutinya untuk memastikan status kepesertaan serta hak perlindungan yang dimiliki almarhum.

“Dalam situasi duka seperti ini, BPJS Ketenagakerjaan harus hadir dengan cepat, penuh kepedulian, dan memastikan seluruh hak peserta dapat diterima oleh keluarganya,” ujar Saiful dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/4/2026).

Klaim dalam satu hari

Saiful menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses penjaminan, verifikasi, hingga penyelesaian klaim berjalan lancar.

“Seluruh proses administrasi diselesaikan dalam satu hari sehingga manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dapat segera diterima oleh keluarga almarhum,” katanya.

Sebagai bentuk perlindungan atas risiko kerja yang dialami peserta, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat JKK sebesar Rp 281 juta kepada ahli waris, Sri Suryani, yang merupakan istri almarhum.

Baca juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Peserta Aktif, Ini Syarat dan Caranya

Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta menjadi penopang keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan.

Menurut Saiful, langkah cepat dan proaktif ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan layanan yang proaktif, responsif, mudah, dan tepat bagi peserta.

“Bagi kami, perlindungan bukan hanya soal besaran manfaat, melainkan juga kecepatan dan kepastian layanan. Karena itu, kami secara konsisten memperkuat layanan proaktif dan one day service agar hak peserta dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Layanan inklusif

Selain memastikan pencairan manfaat, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan pendampingan khusus kepada ahli waris. Hal ini dilakukan mengingat Sri Suryani memiliki keterbatasan pendengaran sehingga seluruh proses layanan dilakukan secara inklusif dan penuh kepedulian.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan 3 Griya Pekerja di Batam, Solusi Hunian Layak dan Terjangkau

Saiful turut mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pegawai harian lepas, termasuk petugas PPSU.

“Peristiwa tersebut mengingatkan bahwa risiko kerja dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kami mengajak seluruh pekerja, baik formal maupun informal, untuk memastikan dirinya terlindungi BPJS Ketenagakerjaan agar ketika risiko terjadi, pekerja dan keluarganya tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ucapnya.

Camat Pasar Minggu Guguk Tri Rahayu juga mengapresiasi respons cepat BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan hak keluarga almarhum segera terpenuhi.

Baca juga: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Diskon 50 Persen untuk Pekerja Informal, Cukup Bayar Rp 8.400 per Bulan

“Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan. Saya tidak menyangka prosesnya bisa berjalan begitu cepat tanpa bertele-tele. Ini menunjukkan pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja. Ketika terjadi kecelakaan kerja, manfaatnya bisa langsung dirasakan,” ujarnya.

Perwakilan keluarga ahli waris, Margiyono, turut menyampaikan terima kasih atas layanan yang diberikan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPJS

Ketenagakerjaan. Kami tidak menyangka proses klaim bisa berjalan secepat ini. Per hari ini, santunan juga telah diterima Ibu Suryani selaku ahli waris almarhum,” ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persebaya Bukukan Catatan Negatif, Kali Pertama Dipermalukan Madura United di Stadion GBT
• 10 jam lalubola.com
thumb
Geram Difitnah Oplas, Rossa Resmi Laporkan 78 Akun ke Polisi hingga Siapkan Pasal Hak Cipta
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Persija Vs PSBS: Macan Kemayoran Ingin Jaga Tren Positif Lawan Badai Pasifik
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Makin Kece! Taman Goleran Pratama Siap Jadi Spot Favorit Warga
• 20 jam laludetik.com
thumb
Misi Suci Dimulai, Selamat Bertugas Petugas Haji 2026
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.