Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Lembata
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya mendorong pengembangan komoditas unggulan melalui program penanaman pohon induk jambu mete di wilayah Watan Lolon. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan Pendapatan Daerah serta peningkatan ekonomi, sejalan dengan program nasional yakni ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Berkat kerja keras, Pemerintah Lembata akhirnya memboyong masuk investor luar agar berinvestasi di Lembata. Hasilnya sebanyak 200 pohon mete telah ditanam sejak Desember 2025. Dengan dukungan benih unggul dan kondisi tanah yang subur, kini pohon tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik tanpa serangan hama.
Diketahui, Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq juga turun langsung melakukan monitoring bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan tim investor PT Tigate Trees Indonesia. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam membuka peluang kerja sama yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap langkah ini memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, investor juga mulai tertarik. Kedepannya mereka akan survei lanjutan guna melihat potensi pengembangan lebih luas di Kabupaten Lembata. Melalui pengembangan jambu mete, kami optimis sektor perkebunan semakin maju, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujar Bupati Lembata.
Editor: Redaktur TVRINews





