Dedi Mulyadi Ungkap Penyebab Banjir di Bandung, Harapkan Warga Jawa Barat Tidak melakukan Ini

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Dedi Mulyadi belum lama ini menjelaskan, ada beberapa penyebab banjir di Bandung. Ini bisa jadi pengingat bersama. 

Dedi Mulyadi juga berpesan agar warga Jawa Barat bisa mencegah terjadinya banjir. Dengan melakukan 3 hal ini. 

Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Pertama, menurut Gubernur Jawa Barat itu kalau seluruh warga Jawa Barat bisa mengelola lahan sawah dengan baik. Guna fungsi lahan hijau, seperti Sawah tidak dijadikan atau berubah jadi tempat tinggal. 

Kemudian yang kedua, kata Dedi Mulyadi yang disapa KDM juga mengajak warganya agar bisa menaati aturan. Tidak juga membangun pemukiman di area Sungai.

"Satu, tata ruang Kabupaten Bandung diubah. Yang kedua, sungai-sungainya harus segera dinormalisasi. Yang ketiga, hulu sungainya harus direhabilitasi menjadi lahan hijau," ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (18/4).

Dengan demikian, KDM 'Bapa Aing' juga menilai karena masifnya pembangunan bangunan komersial dan perumahan di lahan produktif yang menjadi "biang kerok" terganggunya sistem ekologi.

Dedi Mulyadi Ungkap Penyebab Banjir di Bandung, Harapkan Warga Jawa Barat Tidak melakukan Ini
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhammad AR (Bogor

"Yang keempat, perubahan lahannya jangan terus terjadi. Sawah terus dibikin bangunan, perumahan, segala macam," sambungnya.

Selain menyoroti alih fungsi lahan di hulu, Dedi juga menyinggung keberadaan hunian di area risiko tinggi.

"Rumah-rumah yang ada di bantaran sungai harus dialihkan menjadi lahan terbuka hijau," tegas Gubernur Jawa Barat itu, dalam laman Jabarprov.

Diketahui, berdasarkan data yang mencengangkan bahwa dalam beberapa periode terakhir soal lahan produktif. 

Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Provinsi Jawa Barat telah kehilangan sekitar 1,2 juta hektar lahan produktif yang berubah menjadi kawasan properti, pemukiman, dan industri. 

Menurutnya, ada ancaman nyata bagi ketersediaan pangan dan energi di masa depan. Dia berkomitmen untuk mengembalikan fungsi lahan.

"Komitmen kita adalah mengembalikan hutan menjadi fungsi hutan, bukan fungsi bisnis. Hutan itu tempatnya alam hutan, bukan alam manusia,” ujarnya.

“Satu sisi kita ngomong ketahanan pangan tapi sawah dibuat jadi rumah. Satu sisi kita ngomong harus bebas dari banjir tapi daerah rawa dan sawah dibangun tak berhenti-berhenti. Ini adalah ancaman yang nyata,” tegas KDM, dikutip dari laman bapenda jabar.(klw)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lara 5 Orang Sekeluarga di Jakbar Tewas saat Rumah Terbakar
• 8 jam laludetik.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Tidur Kurang dari 8 Jam Setiap Malam
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ikan Sapu-sapu Dibasmi, Komisi D DPRD DKI Singgung Dipakai Pedagang Makanan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Bertemu Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Prabowo Singgung Soal Patriotisme
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Wartawan Senior Bentuk SWSI sebagai Wadah Kebersamaan!
• 19 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.