REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) menjaga pasokan energi nasional, di tengah dinamika geopolitik global dan konflik kawasan Teluk yang masih terjadi. Sebagai perusahaan energi terintegrasi hulu hingga hilir migas, Pertamina mendorong optimalisasi produksi dalam negeri, sekaligus diversifikasi sumber energi dari berbagai wilayah.
"Pertamina terus memantau perkembangan global dan melakukan berbagai upaya untuk menjaga pasokan energi di Tanah Air. Melalui strategi optimalisasi produksi serta diversifikasi, saat ini pasokan energi secara nasional berada dalam kondisi aman, dan operasional berjalan lancar," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga
Bahlil Beri Sinyal Harga Pertamax Segera Naik
Ke Moskow, Bahlil Amankan Pasokan Minyak dan Gas Bumi dari Rusia
Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Bahlil: Insya Allah Selama-Lamanya
Baron menyampaikan, mengantisipasi kondisi geopolitik saat ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membantu menjaga ketersediaan energi. "Satu hal yang penting adalah perilaku bijak energi, dimulai dari saat ini dan dari lingkup terkecil dari lingkungan, mari pergunakan energi sesuai keperluan demi keberlanjutan di masa datang," jelasnya.
Hingga saat ini, sambung dia, Pertamina juga berupaya mendukung kestabilan ekonomi dengan menjaga harga BBM di dalam negeri. Seluruh infrastruktur logistik dan rantai pasok dipastikan dalam kondisi optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ucap Baron.