JAKARTA - Iran akan kembali menutup Selat Hormuz jika Amerika Serikat terus memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Sebelumnya, Teheran telah membuka Selat Hormuz.
“Dengan berlanjutnya blokade, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ketua Parlemen dan negosiator utama Mohammad Bagher Ghalibaf di X, dilansir melansir The Times of Israel, Sabtu (18/4/2026).
Ghalibah menambahkan, bahwa jalur melalui perairan tersebut akan bergantung pada otorisasi dari Iran. Dia mengatakan, Trump membuat tujuh klaim berbeda tentang perang dalam waktu satu jam, yang semuanya salah.
“AS “tidak memenangkan perang dengan kebohongan-kebohongan ini, dan mereka tentu tidak akan mendapatkan apa pun dalam negosiasi,” kata Ghalibaf.
Ghalibah mengutip pernyataan dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran yang membantah setiap klaim Trump secara lebih rinci.




