FAJAR, MAKASSAR-Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Pentas Seni Unhas 2026 yang berlangsung pada Jumat malam (17/4) dengan mengusung tema “Menembus Cakrawala Rasa, Nada, dan Makna dalam Menyatukan Ragam Perbedaan.”
Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas seni sekaligus mempererat persatuan dalam keberagaman.
Acara yang digelar di panggung utama kampus tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni, didukung tata panggung yang representatif serta antusiasme tinggi dari para penonton. Beragam karya ditampilkan oleh peserta dari berbagai fakultas dengan menonjolkan kreativitas, kolaborasi, dan kualitas artistik.
Dalam ajang ini, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan.
Pada kategori vokal grup, tim FK Unhas melalui Plica Vokalis berhasil meraih Juara 1 dengan penampilan harmonisasi vokal yang solid dan aransemen yang kuat. Plica Vokalis diketuai oleh Abhista Dwi Putra Ramadany dan beranggotakan mahasiswa/i yang memiliki minat serta bakat di bidang tarik suara, dalam ajang ini anggota yang ikut serta yaitu:
- Charlotte Viventi Tatonto,
- Hardianis Jessen Sapan,
- Istar Al Fatih Malik Nur,
- Sandri Nabilah Esafiano,
- Natalia Vanesha Shalom Tampubolon,
- Qhaila Assyifa Ambar,
- Rikzha Sheva Affandi,
- Rexy Febrian Palilu,
- Putri Masya’il Ahmadwirawan,
- Riski Alfarizy Saputra,
- Raden Dewi Salma Khairunnisaa Nur Fathonah Padmadipoera.
Selain itu, pada kategori solo pop, Qhaila Assyifa Ambar berhasil meraih Juara 3 melalui penampilan vokal yang ekspresif dan teknik yang matang. FK Unhas juga meraih Juara 2 pada kategori tari kontemporer melalui penampilan yang komunikatif dan sarat makna artistik.
Koordinator kehumasan FK Unhas, dr. Amalia Mulia Utami, Ph.D menjelaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen Fakultas Kedokteran Unhas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan kreativitas.
“Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter yang seimbang, meliputi aspek intelektual, emosional, dan sosial,” kata alumni Belanda yang biasa disapa dr. Ami ini.
Pentas Seni Unhas 2026 diharapkan dapat terus menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk berkarya, berkolaborasi, dan berprestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan Universitas Hasanuddin.(*)





