Grid.ID – Nasib pilu sempat menggelayuti kehidupan artis Jessica Iskandar beberapa tahun silam. Istri Vincent Verhaag itu harus menelan pil pahit setelah menjadi korban penipuan yang mengakibatkan kerugian materiil dalam jumlah fantastis.
Kendati sempat terpuruk karena kehilangan kepercayaan dan harta benda, Jessica Iskandar memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Kini, ia membagikan resep rahasianya bisa kembali tegak berdiri.
Jedar, sapaan akrabnya, mengakui bahwa mengolah rasa sakit menjadi sesuatu yang positif bukanlah perkara mudah.
"Sebenarnya kalau ngomongin hal sensitif ya, terutama di hidup aku tuh ada beberapa. Tapi gimana caranya kita bisa mengolah perasaan-perasaan sensitif momen di dalam kehidupan itu menjadi kekuatan," kata Jedar saat ditemui di Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).
Mengingat kembali masa-masa sulit tersebut, Jessica Iskandar tak menampik bahwa rasa kecewa yang dirasakannya sangatlah mendalam. Apalagi, hal itu terjadi pada aset yang telah ia kumpulkan dengan kerja keras.
"Sesuatu yang sudah kita percaya, sesuatu yang sudah kita usahakan di situ, tapi kita tiba-tiba tertimpa masalah sampai akhirnya kita harus kehilangan kepercayaan, kehilangan materi, kehilangan momen-momen terbaik di hidup kita karena masalah itu," kenangnya.
Sebagai informasi, Jessica Iskandar sempat tertipu dalam kasus penggelapan mobil mewah yang melibatkan mantan rekan bisnisnya, Christoper Stefanus Budianto.
Untuk bisa keluar dari jurang kesedihan, bintang film Dealova ini mengungkapkan ada tiga hal utama yang menjadi pegangannya untuk tetap tegar.
“Yang pertama itu satu kita harus mendekatkan diri kita sama Tuhan, sama pencipta kita. Dan kedua adalah mencari tempat aman untuk bercerita, karena di mana pun juga ketika kita punya masalah sebesar ini tapi kita bagi-bagi masalahnya, lama-lama akan hilang,” ucap wanita 38 tahun itu.
Langkah ketiga yang tak kalah penting baginya adalah memberikan waktu bagi diri sendiri untuk menepi sejenak dari hiruk-pikuk masalah.
"Ketiga, adalah menjauh sejenak. Mencari ketenangan. Ketika aku contohnya 2014 aku punya masalah yang sangat besar di hidup aku, aku enggak tahu di mana,” tambahnya.
Baginya, mengambil jarak untuk refleksi diri adalah kunci agar pikiran tetap jernih dalam menghadapi cobaan hidup yang berat. Dengan demikian, keputusan terbaik bisa dipilih.
"Saat ambil momen kita bisa mengolah perasaan demi kita, di situlah kita bisa lebih tenang menjalani masalah tersebut. Jadi tiga hal itu adalah main point,” tandas ibu tiga anak itu. (*)
Artikel Asli




