EtIndonesia. Pada Kamis (16 April), mantan Wakil Gubernur negara bagian Virginia, Justin Fairfax, dilaporkan menembak mati istrinya di rumah sebelum kemudian bunuh diri. Polisi menyatakan bahwa tragedi keluarga ini berawal dari proses perceraian yang rumit dan kacau antara keduanya. Setelah kejadian, anak mereka yang masih di bawah umur menyaksikan peristiwa tersebut dan melaporkannya ke polisi. Kasus tragis ini mengejutkan seluruh Amerika Serikat.
Fairfax merupakan bintang baru di Partai Demokrat, tinggal bersama istri dan anak-anaknya di sebuah rumah bernilai lebih dari satu juta dolar di Fairfax County, Virginia Utara.
Kepala Polisi Fairfax County, Kevin Davis, mengatakan:
“Justin Fairfax menembak istrinya beberapa kali, lalu pergi ke bagian lain rumah dan menggunakan senjata yang sama untuk mengakhiri hidupnya.”
Davis menambahkan, anak tertua mereka yang menelepon polisi. Saat petugas tiba di lokasi, pasangan tersebut sudah meninggal dunia.
Ia juga menyebutkan bahwa kasus pembunuhan dan bunuh diri ini merupakan akibat dari konflik rumah tangga yang berkepanjangan. Keduanya sedang menjalani proses perceraian yang kompleks dan penuh pertikaian.
Fairfax berusia 47 tahun, sementara istrinya adalah seorang dokter gigi. Keduanya merupakan alumni Universitas Duke dan menikah pada tahun 2006. Mereka memiliki dua anak yang saat ini masih bersekolah di tingkat menengah atas.
Menurut Davis, pasangan ini telah berpisah sejak tahun 2024. Sang istri, Serena, mengajukan gugatan cerai secara resmi pada Juli tahun lalu setelah masa perpisahan selama satu tahun satu hari, sesuai hukum negara bagian Virginia.
Catatan pengadilan menunjukkan bahwa Fairfax dijadwalkan hadir di pengadilan pada Kamis siang.
Fairfax menjabat sebagai Wakil Gubernur Virginia dari tahun 2018 hingga 2022.
Pada tahun 2019, dua wanita menuduhnya melakukan pelecehan seksual pada tahun 2000 dan 2004, namun ia membantah tuduhan tersebut.
Laporan oleh jurnalis NTDTV, Ren Hao dari Washington, AS.





