Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Siapkan 2 Kapal yang Tertahan Segera Kembali Berlayar

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pertamina melalui PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan rencana pelayaran (passage plan) untuk dua kapalnya yang tertahan di Selat Hormuz, agar dapat segera kembali berlayar.

Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary PIS, Vega Pita menjelaskan, hal itu seiring pengumuman dibukanya Selat Hormuz tersebut oleh pemerintah Iran.

Baca Juga :
Iran Persilahkan Kapal Komersial Melintas Selama Pembukaan Selat Hormuz
Harga Minyak Dunia Ambles 11 Persen Usai Iran Buka Selat Hormuz

“Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz,” kata Vega, Sabtu, 18 April 2026.

Kapal Pertamina International Shipping.
Photo :
  • Dok. Pertamina

Dia mengungkapkan, persiapan yang dilakukan pihaknya meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta rencana kontingensi.

Saat ini, PIS juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang secara intensif membantu komunikasi via jalur diplomatik dengan otoritas terkait, kata dia.

Vega menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan perusahaan asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, serta otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur perizinan dapat terpenuhi dengan baik.

“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya pada Jumat, 17 April 2026 kemarin, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama gencatan senjata berlangsung.

“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” kata Araghchi dalam unggahannya di media sosial X.

Dia mengatakan bahwa jalur perkapalan yang dibuka adalah sesuai koordinasi, sebagaimana yang diumumkan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran.

Adapun dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina terdeteksi masih berada di wilayah Teluk Persia, menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder hingga pekan lalu. Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi; sementara Kapal Gamsunoro tercatat berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab. (Ant).

Baca Juga :
Inggris dan Prancis Bakal Pimpin Misi Internasional Amankan Selat Hormuz
Iran: Gencatan Senjata Harus Cakup Semua Zona Konflik dari Lebanon ke Laut Merah
Per Sabtu 18 April 2026, Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suasana Duka Selimuti Pemakaman Paramedis di Lebanon Korban Serangan Israel | KOMPAS MALAM
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
JK: Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
• 5 menit laludetik.com
thumb
Petugas PPSU Jaksel Jadi Korban Kecelakaan Kerja, Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Cair dalam Sehari
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Tender Offer Asri Karya (ASLI) Sepi Peminat, Tak Ada Saham Terjual
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Pramono Anung Akui Ego Tinggi Hambat Komunikasi dan Sinergi BUMD DKI
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.