KKI Gelar Seleknas 2026, Oso Ingatkan Sportivitas jadi Kunci Prestasi Dunia

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pengurus Pusat Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) dan Pelatihan Nasional (Pelatnas) tahun 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Nasional PB FORKI. Kegiatan yang melibatkan atlet-atlet potensial dari berbagai daerah di Indonesia itu dibuka di Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Seleknas tersebut merupakan salah satu agenda penting dalam kalender kegiatan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI). Kegiatan itu menjadi ajang penjaringan atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk kompetisi tingkat nasional hingga internasional.

Baca Juga :
Pengukuhan Pengurus KKI 2025-2030, Oso: Sudah 58 Tahun, Kita Punya 9,5 Juta Anggota
BI Catat Nilai Transaksi Business Matching Ekspor oleh UMKM di Gelaran KKI 2025 Tembus Rp168,3 Miliar

Ketua Umum Pengurus Pusat KKI, Oesman Sapta Odang atau Oso menegaskan, proses seleksi tahun ini akan mengedepankan pembinaan teknik dan integritas dalam pertandingan. Dia berharap, kehadiran dewan guru baru mampu membawa pembaruan dalam sistem pelatihan.

“Seleksi nasional yang baru dibuka tadi, akan dikendalikan oleh dewan guru yang baru, Sensei Matsuzaki dan teman-teman pelatih Indonesia yang sudah siap. Mereka akan memperjuangkan dengan teknik-teknik baru,” ujar Oso.

Dalam kesempatan itu, Oso menekankan pentingnya peran wasit dalam menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kejujuran dalam penilaian merupakan kunci dalam mencetak atlet berprestasi.

“Yang nanti dibutuhkan adalah kejujuran wasit dalam menilai, baik wasit KKI sendiri maupun wasit nasional. Sebabnya kita mengharapkan karate ini adalah sportivitas. Sportivitas itu sangat penting untuk mencapai kejuaraan nasional maupun dunia,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Oso menegaskan, atlet KKI selalu siap menghadapi kompetisi. Namun, ia tidak menampik adanya dinamika dalam pertandingan, termasuk potensi kecurangan yang harus dihindari.

“Terus terang saja, atlet KKI dari dulu itu siap terus, tidak pernah tidak siap. Kalau ada kalah menang itu biasa. Ada juga kecurangan-kecurangan, tapi kita tidak setuju. Atlet tidak boleh curang, wasit juga tidak boleh curang,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum menetapkan target khusus bagi dewan guru baru. Saat ini, ungkap dia, fokus utama KKI adalah memperbanyak pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet.

"Targetnya sebanyak-banyaknya,” katanya.

Sebagai informasi, Seleknas dan Pelatnas KKI 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya sebagai sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti tawuran, minuman keras, dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa.

Baca Juga :
Legislator PKS Ade Suherman Minta Pemprov Jakarta Perhatikan Kesejahteraan KKI dan Honorer
Pelantikan Pimpinan KKI Picu Kontroversi dan Kritik Tajam
Realisasi Business Matching Ekspor Karya Kreatif Indonesia 2023 Capai Rp 207,3 Miliar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis Kepercayaan di Balik Kematian Misterius Ilmuwan AS Kala Tensi dengan Rusia-China Tinggi
• 59 menit lalurepublika.co.id
thumb
Menko PMK nilai Nyepi relevan dengan kondisi dunia saat ini
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Kode Redeem FF Hari Ini, 18 April 2026: Klaim Gratis Skin AK47 Blue Flame Draco hingga Bundle Madara Sekarang Juga
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Bupati Malang Lantik Anaknya Sendiri Jadi Kadis Lingkungan Hidup
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 18 April 2026: Persija, Arema FC, dan PSM Siap Tampil
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.