Atasi Banjir di Kabupaten Bandung, Wakil Ketua DPR Dorong Penanganan Terpadu Lintas Wilayah 

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Ryan Agustian

TVRINews, Kabupaten Bandung

Masalah banjir yang terus menghantui sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat mendapat perhatian serius dari tingkat pusat. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendorong adanya langkah penanganan terpadu lintas wilayah demi menyelesaikan persoalan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

Menurut Cucun, banjir yang melanda sejumlah kecamatan seperti Rancaekek, Baleendah, dan Dayeuhkolot merupakan dampak dari posisi geografis wilayah yang menjadi muara aliran sungai dari daerah sekitar. Meluapnya Sungai Citarum, Sungai Citarik, dan Sungai Cikapundung tidak terlepas dari kiriman air dari wilayah Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung.

Oleh karena itu, ia menegaskan solusi permanen harus dilakukan secara pentahelix, yakni kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat dengan langkah yang konkret.

​"Penanganan banjir di Kabupaten Bandung tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah setempat. Perlu ada penanganan terpadu tingkat wilayah yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang," ujar Cucun, dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Berdasarkan data di lapangan, banjir kali ini merendam sedikitnya enam kecamatan, yakni Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, Rancaekek, Solokan Jeruk, dan Majalaya. Banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan sungai-sungai besar tidak mampu menampung debit air kiriman.

Di Desa Sukamanah, tercatat ratusan rumah warga terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi.

Selain mendorong penanganan jangka panjang, Cucun juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak. Ratusan paket sembako dibagikan, serta posko dapur umum didirikan untuk memastikan kebutuhan logistik warga, baik yang mengungsi maupun yang bertahan di rumah, tetap terpenuhi.

​Diharapkan dengan dorongan dari DPR RI ini, koordinasi antar-pemerintah daerah di Jawa Barat semakin solid, sehingga proyek normalisasi sungai maupun pembangunan kolam retensi dapat berjalan efektif guna meminimalisir dampak banjir di masa mendatang.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Klarifikasi JK, Razman: Jangan Terjebak Isu dan Lihat Persoalan Secara Utuh
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Mensos: BPS Penentu Desil Bansos, Bukan Pendamping PKH
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Tanda Serangan Jantung yang Bisa Terjadi saat Berolahraga
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Mengguyur Mayoritas RI
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Kecelakaan Truk Tabrak Pagar Rumah di Ponorogo, Diduga gegara Ban Pecah
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.