REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Suasana sidang Kongres Amerika Serikat memanas ketika Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Robert F. Kennedy Jr., berhadapan langsung dengan tekanan politik terkait isu sensitif: kesehatan mental Presiden Donald Trump.
Anggota Kongres, Mark Takano, secara terbuka mempertanyakan stabilitas emosional Trump. Ia merujuk pada unggahan media sosial presiden yang memicu kontroversi, termasuk gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai sejumlah pihak menggambarkan Trump sebagai figur religius.
Baca Juga
Selat Taiwan Membara! Kapal Perang Jepang Berani Terjang 'Garis Merah' Beijing
MUI dan Dubes Saudi Doakan Jamaah Haji Indonesia Lancar di Tanah Suci
Dari PNS ke Petani Sukses, Rahasia Tono Suwarna Panen Bawang Merah Melimpah
“Jutaan warga Amerika mempertanyakan kesehatan mental presiden ini, kestabilan emosionalnya, dan apakah ia mampu menjalankan tugas jabatannya,” kata Takano dalam nada tajam. Ia kemudian mendesak Kennedy memberikan jawaban tegas: apakah pemerintah memiliki kekhawatiran yang sama, sebagaimana diberitakan Foxnews dan sejumlah kantor berita Amerika.
Kennedy sempat mencoba merespons dengan penjelasan, namun terus dipotong. Takano berulang kali menekan agar ia menjawab secara langsung, sebuah momen yang memperlihatkan ketegangan politik yang semakin terbuka di ruang sidang.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Tentu saja tidak,” jawab Kennedy singkat, memotong spekulasi yang berkembang.
Namun perdebatan tidak berhenti di situ. Takano kembali menyerang dengan mengaitkan isu tersebut pada kemungkinan penerapan Amandemen ke-25 Konstitusi AS, mekanisme yang memungkinkan pengalihan kekuasaan jika presiden dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya.
“Apakah Anda akan mendukung penerapan Amandemen ke-25?” tanya Takano, menekan.
Kennedy kembali mencoba membela presiden. “Belum pernah ada presiden yang lebih waras atau stabil…” ujarnya, sebelum kembali dipotong oleh Takano yang menuntut jawaban “ya atau tidak”.
Pertukaran ini memperlihatkan garis perpecahan yang semakin tajam antara Partai Demokrat dan pemerintahan saat ini, dengan isu kesehatan mental presiden menjadi salah satu titik tekan baru dalam dinamika politik Washington.
Sehari sebelumnya, Kennedy juga terlibat adu mulut dengan anggota Kongres Demokrat lainnya, Terri Sewell. Dalam sidang yang tak kalah panas, Sewell mempertanyakan kredibilitas Kennedy, termasuk latar belakang profesionalnya dan pernyataan kontroversial yang pernah ia buat terkait anak-anak kulit hitam.