Mahasiswa Harus Jadi Penjernih Pemikiran

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Mahasiswa sebagai agen perubahan, mesti menjadi penjernih pikiran. Utamanya, di tengah tsunami informasi melalui digitalisasi.

"Agar mahasiswa tidak terjebak dalam apatisme, melainkan harus mampu menjadi penjernih pemikiran di tengah banjir informasi," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis), Sholahudin Hasan, dalam keterangan yang dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Hal itu diungkap dalam refleksi 30 tahun Hima Persis. Menurut dia, mahasiswa perlu meningkatkan kematangan berpikir dalam sudut pandang mereka.

Terutama, kata dia, dalam melihat krisis di Timur Tengah. Kemudian, menyikapi pergeseran peta geopolitik global, yang semakin kompleks.
 

Baca Juga :

Lestari Moerdijat: Pengamalan Nilai-Nilai Kebangsaan Wujudkan Harmoni

"Dalam pandangannya, kematangan usia organisasi menuntut tanggung jawab sejarah yang lebih besar," kata Sholahudin.

Jajaran Hima Persis, kata dia, tidak boleh menutup mata terhadap hal itu. Sebab, globalisasi menuntut perhatian dari seluruh pihak, termasuk mahasiswa.


Ketum Hima Persis Sholahudin Hasan. Foto: Istimewa

Dalam 3 dekade berkiprah, Sholahudin meminta kader memperkuat kembali solidaritas internasional. Sekaligus, mengingat soal ketidakadilan.

"Itu merupakan ancaman bagi perdamaian di seluruh dunia," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mimpi Masa Kecil Terwujud, Atta Halilintar Kini Bisa Ngobrol Langsung dengan Legenda Sepak Bola Dunia
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Total Football VNG Rilis 22 April, Bawa Lisensi FIFPro
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Ada Peran PSIS Semarang di Balik Persaingan Persipura, PSS Sleman dan Barito Putera ke Super League
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb di Yaman Jika Trump Halangi Perdamaian
• 2 jam laludetik.com
thumb
Carrick Bangga MU Menang di Markas Chelsea Setelah 6 Tahun Puasa
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.