Wagub Rano Soroti Semangat Pembaruan dan Toleransi di Perayaan Paskah 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar perayaan Paskah 2026 yang berpusat di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu, 18 April 2026.

Acara yang dihadiri sekitar 5.000 jemaat ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi dan semangat pembaruan di tengah keberagaman Jakarta sebagai kota global.

Peserta yang hadir terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota DPRD, pegawai BUMD, serta jemaat dari berbagai gereja dan Keuskupan Agung Jakarta. Perayaan tahun ini mengusung tema "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita".

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pesan Paskah mengenai harapan dan pembaruan sangat relevan dengan dinamika Jakarta yang terus berkembang.

“Paskah membawa pesan harapan dan pembaruan. Ini sejalan dengan semangat Jakarta sebagai kota yang dinamis, beragam, dan terus bergerak maju. Tema tahun ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbarui diri, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat,” ujar Rano Karno.

Fokus pada Kualitas Manusia dan Inklusivitas

Rano menegaskan, semangat pembaruan di Jakarta tidak boleh hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik atau pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan empati dan kepedulian sosial jauh lebih utama.

“Pembaruan di Jakarta bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih empatik, saling menghargai, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” tuturnya.

Ia juga menyoroti komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan fasilitas publik yang inklusif, mulai dari transportasi umum hingga taman kota, guna memastikan seluruh warga dari berbagai latar belakang memiliki ruang yang setara.

Jakarta Kota Teraman Kedua di ASEAN

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano juga membanggakan capaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN dengan skor keamanan 0,72 versi Global Residence Index 2026.

Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kohesi sosial yang terjaga dengan baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Capaian ini adalah buah dari kerja bersama. Ini menunjukkan kohesi sosial di Jakarta terjaga dengan baik dan harus terus dirawat melalui ruang dialog dan interaksi lintas budaya,” jelasnya.

Maka itu, Rano Karno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persaudaraan demi mewujudkan Jakarta yang aman dan nyaman bagi semua kalangan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat merawat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi melalui semangat #JagaJakarta, agar Jakarta tetap menjadi kota global yang inklusif dan merangkul semua,” pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Kembali Mengamuk, Pesta Pora Babak Baru Dimulai
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp 16 Ribu Jadi Rp 2,88 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,87 Juta
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Antisipasi Godzilla El Nino, Damkarmat Makassar Siagakan 7 Posko
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak di Puncak-Papua, TNI dan TPNPB-OPM Saling Tuding
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Baznas Buka Opsi Pembayaran Dam Haji di Dalam Negeri, Didukung Kementerian dan Fatwa Muhammadiyah
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.