Terungkap AS Minta Gencatan Senjata Sejak Hari Ke-10 Perang, Baru Dituruti Iran Sebulan Kemudian

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Dewan Keamanan Tertinggi Nasional (SNSC) Iran pada Sabtu (17/4/2026) merilis pernyataan terkait gencatan senjata dan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). SNSC mengungkap bahwa AS sudah meminta gencatan senjata sejak hari ke-10 perang. 

"AS mulai mencari jalan gencatan senjata sejak hari ke-10 perang setelah gagal dalam medan perang, dan bahwa Iran hanya setuju untuk berunding pada hari ke-40 setelah Trump secara formal menerima 10 poin rencana sebagai kerangka kerja negosiasi," demikian keterangan SNSC dikutip Drop Site

Baca Juga
  • Arab Saudi dan Mesir Dilaporkan Diam-Diam Bangun Koridor Logistik Baru Hindari Selat Hormuz
  • Selat Hormuz Ditutup Lagi, Kapal Supertanker India Dilaporkan Ditembaki IRGC
  • Kapal-Kapal Tanker Iran Terus Patahkan Blokade AS di Selat Hormuz

Namun kemudian, menurut SNSC, selama 21 jam perundingan di Islamabad, Pakistan, Washington mengabaikan kerangka kerja itu dan mengajukan tuntutan baru berlebihan yang secara tegas ditolak oleh delegasi Iran. Negosiasi di Islamabad pun berakhir tanpa kesepakatan apapun. 

Kini, SNSC mengonfirmasi Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan telah mengirim sebuah proposal baru dari AS untuk Teheran. Proposal itu masih dibahas dan Iran belum memberikan respons termasuk menyetujui jadwal baru negosiasi. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

SNSC menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap mempertahankan persatuan nasional "guna mengonsolidasikan capaian di medan perang ke dalam arena diplomasi".

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komnas HAM Soroti Penembakan di Papua
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Pameran CICPE 2026 Catat Rekor Partisipasi Internasional di Tengah Momentum FTP Hainan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Kemala Run 2026 di Bali Bawa Tiga Misi dalam Satu Event
• 6 menit lalutvonenews.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Kebut Basmi Ikan Sapu-Sapu
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jusuf Kalla Minta Maaf Baru Klarifikasi Soal Ceramah yang Viral, Tegaskan Hanya Bicara Perdamaian
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.