Negara Tetangga RI Ini Bisa Sepanas Sahara di 2070, Ilmuwan Ungkap Ancaman Serius Bagi Kehidupan Manusia

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bangkok menghadapi peringatan serius dari para ilmuwan iklim global. Thailand, berpotensi mengalami kondisi panas ekstrem yang setara dengan Gurun Sahara pada tahun 2070, jika pemanasan global terus berlangsung tanpa pengendalian yang memadai.

Peringatan ini merujuk pada berbagai studi iklim, termasuk penelitian Future of the Human Climate Niche oleh Xu dan rekan-rekannya, yang menjelaskan bahwa kenaikan suhu global secara bertahap mendorong banyak wilayah keluar dari rentang suhu yang selama ribuan tahun mendukung kehidupan manusia dan perkembangan peradaban.

Baca Juga :
Prabowo Soroti Peran Indonesia dalam Perkembangan Pencak Silat di Thailand-Vietnam
Indonesia Tantang Thailand di Final ASEAN Futsal, Hector Souto: Kami Tidak Inferior

Konsep utama dalam studi tersebut adalah “ceruk iklim manusia”, yaitu rentang suhu rata-rata tahunan di mana manusia secara historis banyak hidup, menetap, dan membangun peradaban. Secara historis, populasi manusia terkonsentrasi di wilayah dengan suhu rata-rata sekitar 11°C hingga 15°C.

Meski saat ini banyak masyarakat sudah hidup di luar rentang tersebut, manusia masih bisa beradaptasi. Namun, masalah besar muncul ketika suhu rata-rata tahunan melampaui 29°C.

Studi tersebut menyebutkan bahwa wilayah dengan suhu di atas 29°C saat ini hanya mencakup sekitar 0,8 persen permukaan daratan bumi, dan sebagian besar berada di wilayah gurun seperti Sahara.

Jika skenario emisi tinggi terjadi, wilayah panas ekstrem ini diperkirakan akan meluas dan dapat memengaruhi sekitar sepertiga populasi dunia. Thailand menjadi salah satu negara yang paling rentan. Saat ini, suhu rata-rata tahunan Thailand sudah berada di sekitar 26°C, yang berarti sudah cukup dekat dengan batas berbahaya tersebut.

Proyeksi iklim menunjukkan bahwa pada akhir abad ini Thailand berisiko melewati ambang 29°C, yang akan mendorong kondisi rata-rata negara tersebut mendekati iklim gurun panas. “Proyeksi iklim yang dibahas menunjukkan bahwa pada akhir abad ini Thailand bisa melewati ambang 29°C, sehingga mendorong kondisi rata-rata menuju tingkat yang saat ini dikaitkan dengan iklim gurun,” tulis laporan tersebut sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Minggu, 19 April 2026.

Dampaknya tidak hanya berupa suhu yang lebih tinggi, tetapi perubahan besar pada sistem kehidupan manusia. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas kerja, ketahanan pangan, hingga stabilitas ekonomi.

Baca Juga :
Jaringan Internasional Perdagangan Komodo ke Thailand Dibongkar, 2 Orang Ditangkap
Tiga Pelaut Kapal Kargo Thailand Tewas usai Dihantam Rudal di Selat Hormuz
Cara Kocak Thailand Gaet GenZ Jadi Tentara: Iming-iming Gaji Besar hingga Pelarian dari Mantan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
22 Kilogram Kokain Ditemukan di Pantai Pasir Putih Sumenep, Banderol Capai Rp115 Miliar
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
AVISI Dukung Ketegasan Komdigi, Perang terhadap Pembajakan Digital Kian Menguat
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Sepekan Naik 2,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 13.635 Triliun
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Hanya Plastik, Harga Beras dan Gula Juga Ikutan Naik
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Parkir Digital Wajib Jalan, DPRD Surabaya Siapkan Sejumlah Skema
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.