Tomohon: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), untuk mewaspadai potensi bahaya Gunung Lokon yang berlokasi di wilayah setempat.
"Potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu-waktu dapat keluar dari kawah. Juga dapat terjadinya erupsi freatik (erupsi yang diakibatkan kontak uap panas magma dengan air hidrotermal) secara tiba-tiba," kata Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam laporan aktivitas Gunung Lokon yang diterima di Manado, seperti dilansir Antara, Sabtu, 18 April 2026.
Dalam laporan aktivitas periode 16-31 Maret 2026, disebutkan masyarakat yang berada di sekitar alur sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon agar mewaspadai terjadinya lahar pada musim hujan atau saat hujan deras di puncak dengan durasi lama.
Berdasarkan hasil pengamatan visual aktivitas Gunung Lokon, teramati embusan asap berwarna putih tipis dengan tinggi maksimum sekitar 25 meter di atas kawah. Kegempaan Gunung Lokon pada periode tersebut didominasi gempa vulkanik dangkal (VB), sedangkan gempa vulkanik dalam (VA) jarang terekam.
Baca Juga :
Potensi Gas Beracun Ancam Warga Sekitar Gunung Lokon
Aktivitas vulkanik berdasarkan data visual dan seismik belum menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 31 Maret 2026, tingkat aktivitas Gunung Lokon berada pada Level II (Waspada). Rekomendasi disesuaikan dengan potensi ancaman bahaya terkini.
Beberapa rekomendasi yang wajib dipatuhi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki antara lain tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan (pusat aktivitas) Gunung Lokon.
Jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah, warga disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata). Selanjutnya, masyarakat diminta mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama pada musim hujan.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulut untuk saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu waktu dapat keluar dari kawah. ANTARA/Ka




