Jakarta (ANTARA) - Inovasi kompor gas tanam dengan teknologi “seamless” dinilai dapat menjadi solusi bagi kebutuhan memasak yang lebih presisi sekaligus praktis.
Produsen peralatan rumah tangga, MODENA, memperkenalkan lini kompor gas tanam terbaru dalam Velvet Series yang mengusung integrasi teknologi dan desain minimalis tanpa banyak celah (seamless), sehingga mendukung efisiensi penggunaan sekaligus perawatan.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya mengatakan teknologi yang dihadirkan pada kompor tanam tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen.
“Melalui Velvet Series, kami menghadirkan kompor gas tanam dengan teknologi canggih, termasuk pengaturan api yang lebih lengkap dan sistem sinkronisasi dengan cooker hood, sehingga pengalaman memasak menjadi lebih presisi dan praktis,” ujar Teddy dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Baca juga: Pemerintah diminta perkuat program kompor listrik bersubsidi
Salah satu fitur yang disorot adalah pengaturan api bertingkat hingga sembilan level atau “9 Step Flame Control”.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur panas secara lebih rinci, mulai dari api kecil untuk proses sensitif seperti melelehkan bahan, hingga api besar untuk teknik memasak cepat.
Selain itu, teknologi seamless juga tercermin pada integrasi antara kompor dan alat penghisap asap (cooker hood) yang dapat bekerja otomatis.
Saat api kompor dinyalakan atau ditingkatkan, daya hisap cooker hood akan menyesuaikan secara langsung tanpa perlu pengaturan manual.
Pendekatan ini dinilai dapat membantu menjaga kebersihan udara dapur sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna saat memasak, terutama di ruang dapur yang menyatu dengan area lain di rumah.
Dari sisi keamanan, kompor tanam modern kini juga dilengkapi sistem pengaman seperti penghenti aliran gas otomatis ketika api padam, guna meminimalkan risiko kebocoran.
Sementara dari segi material, penggunaan lapisan pelindung dan permukaan tahan panas membuat perangkat lebih tahan lama dan mudah dibersihkan.
"Dengan minimnya celah pada permukaan, sisa makanan dan kotoran tidak mudah menumpuk, sehingga perawatan menjadi lebih sederhana dibandingkan kompor konvensional," ujarnya.
Baca juga: Kiat merawat kompor di rumah agar awet
Baca juga: Kompor gas pancarkan zat pemicu kanker
Baca juga: Fotile hadirkan varian terbaru Range Hood AMG9007-i
Produsen peralatan rumah tangga, MODENA, memperkenalkan lini kompor gas tanam terbaru dalam Velvet Series yang mengusung integrasi teknologi dan desain minimalis tanpa banyak celah (seamless), sehingga mendukung efisiensi penggunaan sekaligus perawatan.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya mengatakan teknologi yang dihadirkan pada kompor tanam tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen.
“Melalui Velvet Series, kami menghadirkan kompor gas tanam dengan teknologi canggih, termasuk pengaturan api yang lebih lengkap dan sistem sinkronisasi dengan cooker hood, sehingga pengalaman memasak menjadi lebih presisi dan praktis,” ujar Teddy dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Baca juga: Pemerintah diminta perkuat program kompor listrik bersubsidi
Salah satu fitur yang disorot adalah pengaturan api bertingkat hingga sembilan level atau “9 Step Flame Control”.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur panas secara lebih rinci, mulai dari api kecil untuk proses sensitif seperti melelehkan bahan, hingga api besar untuk teknik memasak cepat.
Selain itu, teknologi seamless juga tercermin pada integrasi antara kompor dan alat penghisap asap (cooker hood) yang dapat bekerja otomatis.
Saat api kompor dinyalakan atau ditingkatkan, daya hisap cooker hood akan menyesuaikan secara langsung tanpa perlu pengaturan manual.
Pendekatan ini dinilai dapat membantu menjaga kebersihan udara dapur sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna saat memasak, terutama di ruang dapur yang menyatu dengan area lain di rumah.
Dari sisi keamanan, kompor tanam modern kini juga dilengkapi sistem pengaman seperti penghenti aliran gas otomatis ketika api padam, guna meminimalkan risiko kebocoran.
Sementara dari segi material, penggunaan lapisan pelindung dan permukaan tahan panas membuat perangkat lebih tahan lama dan mudah dibersihkan.
"Dengan minimnya celah pada permukaan, sisa makanan dan kotoran tidak mudah menumpuk, sehingga perawatan menjadi lebih sederhana dibandingkan kompor konvensional," ujarnya.
Baca juga: Kiat merawat kompor di rumah agar awet
Baca juga: Kompor gas pancarkan zat pemicu kanker
Baca juga: Fotile hadirkan varian terbaru Range Hood AMG9007-i





