Iran menembaki kapal berbendera India yang mencoba melintasi Selat Hormuz. India langsung melancarkan protes.
Dilansir AFP, Sabtu (18/4/2026), Kementerian Luar Negeri India mengatakan Sekretaris Vikram Misri memanggil duta besar Iran. Ia menyampaikan "keprihatinan mendalam India atas insiden penembakan yang melibatkan dua kapal berbendera India di Selat Hormuz".
New Delhi juga mendesak Iran untuk "segera melanjutkan proses memfasilitasi kapal-kapal tujuan India melintasi Selat". Seraya menambahkan duta besar "berjanji untuk menyampaikan pandangan ini kepada pihak berwenang Iran".
Situs pemantauan TankerTrackers.com mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa "dua kapal India dipaksa kembali ke barat keluar dari Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Sepah (IRGC) Iran". Salah satu kapal tersebut adalah "kapal tanker super VLCC berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak Irak".
Sebagai informasi, India adalah pembeli gas minyak cair terbesar kedua di dunia. India mengimpor sekitar 60 persen kebutuhan LPG-nya.
India 'bergulat' dengan krisis gas sejak perang di Timur Tengah dimulai pada 28 Februari.
(isa/isa)





