REPUBLIKA.CO.ID, Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik, innal-hamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, la syarika lak.
Alhamdulillah, atas seizin Allah SWT saya bersama 300 lebih petugas haji yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Daker Madinah dan Bandara akhirnya sampai di Tanah Suci, Jumat (17/4/2026) malam waktu Arab Saudi. Saya sendiri tergabung sebagai salah satu dari 20 jurnalis Media Center Haji (MCH) Daker Madinah pada penyelenggaraan haji tahun ini.
Baca Juga
Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Nias Utara pada Minggu Dini Hari
Prabowo dan Wamentan Sidak Gudang Bulog di Magelang Pastikan Stok Beras Aman
Ayat Ini Menyelamatkan Banyak Orang dari Putus Asa Plus 7 Caranya
Perjalanan hingga sampai Tanah Suci kali ini harus diakui sungguh tidak mudah, bahkan harus diakui penuh dengan tantangan. Mulai dari tantangan berupa Computer Assisted Test (CAT) dan tes wawancara yang mesti kami lalui pada akhir tahun 2025, hingga diklat semi-militer selama sebulan penuh pada 11 Januari 2026 hingga 10 Februari 2026.
Saat waktu keberangkatan yang ditunggu-tunggu itu hampir tiba, 'drama' kembali terjadi saat visa yang telah saya peroleh sebulan yang lalu tiba-tiba menghilang dari web Pemerintah Arab Saudi. Akhirnya, keberangkatan saya ke Tanah Suci yang terjadwal tanggal 17 April 2026 itu pun sempat diliputi ketidakpastian.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Beruntung, atas kerja keras seluruh pihak terutama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, visa saya dan 12 teman MCH Daker Madinah bisa keluar tepat pada waktunya yakni Jumat (17/4/2026) dini hari WIB. Kami ber-13 yang telah berkumpul di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pun akhirnya tetap bisa mengikuti penerbangan perdana pada Jumat sore tersebut dari Bandara Soekarno-Hatta.
Infografis Jadwal Rencana Perjalanan Haji 2026 - (Republika)