Kasus Mayat di Bawah Kasur di Tangsel: Polisi Tangkap Eks Suami Siri

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Polisi menangkap pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang perempuan berinisial I (49) yang ditemukan tewas di kamar kontrakannya di kawasan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (16/4) dini hari.

Jasad korban ditemukan di bawah kasur. Kondisi korban diketahui usai tangisan sang anak terdengar oleh petugas keamanan lingkungan.

Pelakunya ternyata mantan suami siri korban berinisial THA (41). Ia ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 17.50 WIB di kawasan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan penangkapan tersebut.

“Saat ini, tersangka telah diamankan di Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Korban Sempat Minta Tolong

Budi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban dan pelaku keluar rumah bersama pada Rabu (15/4) malam. Keduanya kemudian kembali ke rumah korban sekitar pukul 00.30 WIB.

“Tidak lama setelah itu, saksi mendengar korban meminta tolong dari dalam kamar. Namun pelaku sempat menenangkan dengan mengatakan bahwa kondisi korban tidak apa-apa. Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Budi.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban dan pelaku, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua unit telepon genggam, uang tunai hasil penjualan perhiasan milik korban, serta rekaman CCTV.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (2) dan/atau Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pembunuhan berencana subsider pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan.

Jasad Ditemukan di Bawah Kasur

Korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kelurahan Paku Alam, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Jasad korban ditemukan di bawah kasur.

Penemuan jasad bermula dari tangisan anak korban yang didengar petugas keamanan lingkungan. Ketua RT setempat, Satibi, kemudian mendatangi lokasi.

“Kita datang ke lokasi, anaknya lagi nangis. Akhirnya kita ingin tahu, kita buka pintu (korban) sudah ada di bawah tempat tidur, di bawah kipas,” kata Satibi saat ditemui di lokasi, Kamis (16/4).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitos dan Takhayul Seputar Trading
• 26 menit lalurepublika.co.id
thumb
Daftar 4 Tim Lolos Grand Final Proliga 2026: Megawati Hangestri Dkk Rebut Tiket Terakhir Usai Kalahkan Popsivo Polwan
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Perppu Dinilai Jadi Opsi Konstitusional untuk Skema Biaya Penerbangan Haji lewat APBN
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Gempa M5,1 Guncang Melonguane Sulawesi Utara
• 19 jam laluokezone.com
thumb
JK Buka Suara soal Dilaporkan ke Polisi terkait Isi Ceramah di UGM
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.