Mantan Pejabat CIA Soroti Langkah Trump: Jika China Ikut, Perang Bisa Tamat

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah pusaran konflik Timur Tengah yang kian kompleks, sebuah klaim mengejutkan muncul dari mantan pejabat intelijen Amerika Serikat. Jika benar ada kesepakatan antara Washington dan Beijing, maka arah perang bisa berubah drastis, bahkan berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak.

Mantan pejabat kontraterorisme Central Intelligence Agency, John Kiriakou, menyebut adanya kemungkinan “kesepakatan jabat tangan” antara Donald Trump dan pemerintah China yang dapat mengubah dinamika konflik secara signifikan.

Baca Juga
  • Benarhkah Ikan Sapu-Sapu Jadi Bahan Baku Siomay? Ini Kata Wali Kota Jakbar
  • Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
  • Aksi Solidaritas untuk Tahanan Palestina

Dalam pernyataannya di sebuah podcast, Kiriakou mengutip klaim Trump yang disampaikan melalui platform media sosial miliknya. Presiden AS tersebut menyebut telah mencapai pemahaman awal dengan Beijing agar tidak lagi memasok senjata kepada Iran.

“Presiden mengumumkan bahwa dia telah mencapai semacam kesepakatan jabat tangan dengan pihak Tiongkok dan bahwa pihak Tiongkok tidak akan menyediakan senjata kepada Iran,” ujar Kiriakou.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Lebih jauh, ia menambahkan pernyataan yang memicu perhatian luas: “Jika itu benar, maka semuanya sudah berakhir.”

Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Dalam peta konflik saat ini, Iran memainkan peran kunci sebagai salah satu aktor utama yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam berbagai front konflik di kawasan.

Jika jalur pasokan senjata ke Teheran benar-benar terputus, maka kemampuan operasional Iran, baik secara langsung maupun melalui kelompok proksi, berpotensi melemah secara signifikan.

Di sisi lain, klaim Trump juga menyentuh titik strategis lain: Selat Hormuz. Jalur sempit ini merupakan salah satu urat nadi perdagangan energi global, tempat sekitar sepertiga pasokan minyak dunia melintas setiap harinya.

Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa China mendukung langkahnya untuk memastikan jalur tersebut tetap terbuka, bahkan secara permanen.

“Saya melakukan ini untuk mereka juga, dan untuk dunia. Situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi,” tulis Trump, seraya menambahkan bahwa China telah sepakat untuk tidak mengirim senjata ke Iran.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Total 3.400 Orang di Iran Tewas selama Perang dengan AS-Israel
• 7 jam laludetik.com
thumb
Trump Larang Israel Serang Lebanon, Netanyahu Terkejut!
• 23 jam laludetik.com
thumb
Detik-detik Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara Minggu Dini Hari
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Mau Bikin Acara Nobar Piala Dunia 2026? Begini Cara Daftarnya
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
JK Ungkap Pernah Tolak Ajakan Bertemu Rismon-Roy Suryo: Saya Mau Netral
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.