Ketua Harian Dekranas Dorong Penguatan Pemasaran dan Kreativitas Tenun di Belu

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS — Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Tri Tito Karnavian, mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (17/4/2026).

Pada kesempatan itu, ia menekankan pentingnya penguatan pemasaran dan peningkatan kreativitas produk tenun lokal.

Tri Tito melihat langsung pembuatan kain tenun oleh para perajin sekaligus berbelanja produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan industri kerajinan.

Ia menilai, tantangan utama yang dihadapi para pengrajin tidak hanya pada proses produksi, tetapi juga aspek pemasaran serta peningkatan kualitas dan kreativitas produk.

“Tanpa pemasaran yang baik serta perbaikan kualitas dan kreativitas, para perajin akan menghadapi kendala besar dalam melestarikan kebudayaan ini,” ujar Tri Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (19/4/2026).

Baca juga: Kemendagri Turun Lapangan ke Kolaka, Verifikasi Keberhasilan Penurunan Angka Pengangguran

Oleh karena itu, ia mendorong penguatan kerja sama antara Dekranas pusat dan daerah agar dapat membuka peluang promosi melalui berbagai kegiatan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Kami berharap, kerja sama Dekranas Pusat dan Dekranas Kabupaten Belu dapat berlanjut,” katanya.

Selain mendukung pengembangan sektor kerajinan, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak melalui TP-PKK.

Pada kesempatan tersebut, TP-PKK menggelar sosialisasi untuk pelajar, orangtua, dan masyarakat terkait upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, khususnya terhadap perempuan dan anak.

Tri Tito mengatakan, pihaknya mengunjungi sekolah serta shelter bagi korban untuk memberikan dukungan. Tidak hanya melalui sosialisasi, tetapi juga pendampingan secara berkelanjutan.

Baca juga: Kemendagri Bentuk 5.315 Desa Siaga TBC di 11 Provinsi Prioritas

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pihaknya turut mengapresiasi potensi yang dimiliki Kabupaten Belu, baik dari sisi alam maupun kekayaan budaya yang berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata.

“Kabupaten Belu indah luar biasa dengan alamnya, baik darat, laut, maupun bukit-bukitnya. Hal ini butuh dukungan berbagai pihak (untuk mengoptimalkan potensi) kekayaan alam ini menjadi destinasi wisata dunia,” kata Tri Tito.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
India Panggil Dubes Iran usai Dua Kapalnya Ditembaki di Selat Hormuz
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
360 Petugas Haji Indonesia Gelombang Pertama Tiba di Tanah Suci, Siap Sambut Kedatangan Jemaah
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Ketua Harian Dekranas Dorong Penguatan Pemasaran dan Kreativitas Tenun di Belu
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Sinopsis Drakor Netflix We Are All Trying Here
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
PDIP Sebut Keanggotaan Indonesia di BoP Sudah Tak Relevan Lagi
• 12 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.