FAJAR, MAKASSAR — Sosialisasi kegiatan kampus sekaligus mendukung program Gubernur Sulawesi Selatan, Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar kegiatan jalan sehat bertajuk “Anti Mager” yang diikuti ribuan sivitas akademika dan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh alumni, mahasiswa, serta masyarakat umum, dan dilaksanakan serentak pada Minggu pagi di lima wilayah di Sulawesi Selatan. Berbeda dari tahun sebelumnya yang terpusat di Kampus UT Makassar, tahun ini pelaksanaan dilakukan secara tersebar.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim, di sela-sela pelepasan peserta menyampaikan bahwa jumlah peserta di setiap titik mencapai 300 hingga 400 orang. Secara keseluruhan, peserta jalan sehat diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang di seluruh Sulsel.
“Ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan UT Makassar mendapat respons positif dari masyarakat,” ujarnya.
Adapun lima wilayah pelaksanaan meliputi wilayah utama di Kampus UT Makassar yang mencakup Kabupaten Maros dan Gowa. Kemudian wilayah Ajatappareng (Pinrang, Sidrap, Enrekang, dan Parepare) yang dipusatkan di Pinrang, wilayah Bone-Soppeng-Wajo (Bosowa) di Kabupaten Wajo, wilayah Luwu Raya, serta wilayah Bulukumba, Sinjai, Jeneponto, dan Bantaeng yang dipusatkan di Kabupaten Bulukumba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mendukung gerakan “melawan mager” yang diinisiasi pemerintah daerah.
“UT Makassar sebagai kampus berbasis pembelajaran daring tidak berarti hanya berdiam diri di rumah atau kantor. Kegiatan ini menjadi bentuk ajakan untuk tetap aktif dan sehat,” tambahnya.
Untuk rute utama di Makassar, peserta memulai perjalanan dari Kampus UT Makassar di Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin, kemudian berputar di area simpang lima, dan kembali finis di kampus.
Panitia juga menyiapkan ratusan doorprize menarik bagi peserta. Selain itu, disampaikan pula bahwa pendaftaran mahasiswa baru UT Makassar akan kembali dibuka pada Mei mendatang.





