FAO Peringatkan Bencana Pangan Global Imbas Penutupan Selat Hormuz

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dapat berkembang menjadi bencana agrifood global.

FAO Peringatkan Bencana Pangan Global Imbas Penutupan Selat Hormuz. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dapat berkembang menjadi bencana agrifood global.

Dilansir dari Anadolu pada Minggu (19/4/2026), penutupan jalur maritim penting tersebut menghambat pengiriman bahan baku pertanian, terutama pupuk.

Baca Juga:
Selat Hormuz Ditutup Kembali, Kapal-Kapal Tanker Berbalik Arah

Gangguan yang berkepanjagan di Selat Hormuz bisa mengurangi hasil panen pada akhir tahun ini dan hingga 2027, yang ujungnya akan mengerek harga pangan.

FAO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal-kapal yang membawa pupuk harus dapat melanjutkan perjalanan sesegera mungkin. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu memperingatkan bahwa negara-negara miskin paling rentan terhadap gangguan ini.

Baca Juga:
Alasan Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Usai Dibuka Beberapa Jam

FAO mengatakan Indeks Harga Pangan pada Maret relatif stabil karena pasokan sebagian besar komoditas masih melimpah, terutama serealia seperti beras dan gandum.

Namun, harga pangan diperkirakan mulai naik signfikan pada April dan Mei.

Baca Juga:
Iran Umumkan Selat Hormuz Ditutup Kembali

FAO mendesak pemerintah untuk menghindari pembatasan ekspor energi dan pupuk serta untuk menilai kembali mandat biofuel, mengalihkan lebih banyak lahan dan sumber daya ke biofuel dapat semakin memperketat pasokan pangan. 

Badan tersebut juga mengatakan bahwa instrumen pembiayaan multilateral, termasuk fasilitas Dana Moneter Internasional (IMF), dapat digunakan untuk membantu negara-negara rentan mendapatkan pupuk dengan cepat.

FAO menambahkan bahwa pasar pupuk dan energi bersifat inelastis, artinya harga dapat naik tajam bahkan dengan gangguan yang relatif kecil dalam volume perdagangan, dan memperingatkan bahwa risiko saat ini mungkin melebihi risiko yang terlihat pada 2022 jika diperparah oleh El Nino yang kuat. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manfaat Rutin Bangun Jam 4 Pagi Setiap Hari
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tinjau Kampus Unhan Atambua, Ketum TP PKK Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Daerah, Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Kursus Lemhannas RI di Magelang
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Penumpang Kereta Naik, Akses Timpang Masih Jadi Sorotan
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Sosok Ketua DPC Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, Tokoh Senior dan Paman John Kei
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.