Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, mendorong pemilahan sampah dari sumber sebagai langkah utama menuju penghentian total praktik open dumping pada akhir Juli 2026.
“Kami mendorong beberapa upaya untuk meningkatkan target pengelolaan sampah, salah satunya pemilahan dari hulu, tanpa pemilahan, pengelolaan sampah tidak bisa selesai dengan baik. Selain itu, kita juga akan menutup praktik open dumping akhir Juli, jadi di bulan Agustus 472 TPA yang ada akan diselesaikan,” tegas Wamen Diaz, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu, 19 April 2026.
Pernyataan itu disampaikan saat sesi doorstop dalam acara Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah di fasilitas RDF Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemilahan sampah yang berjalan di Kelurahan Rorotan guna mendukung operasional fasilitas RDF.
Wamen Diaz menjelaskan, penghentian praktik open dumping diharapkan meningkatkan capaian pengelolaan sampah nasional sesuai arahan Presiden. Target nasional menetapkan seluruh sampah dapat terkelola pada 2029.
“Program pemilahan ini sudah sesuai dengan arahan Presiden yang memiliki target sampah terkelola 100% di tahun 2029, dengan diselesaikan praktik open dumping, kami bisa angkat persentase pengelolaan sampah saat ini di 26% menjadi 57,7%,” jelas Wamen Diaz.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi warga Kelurahan Rorotan yang telah menjalankan pemilahan sampah melalui bank sampah dan penggunaan ember pemilah.
“Saya apresiasi karena disini sudah ada bank sampah dan ada juga pemilahan menggunakan ember, sehingga yang nanti masuk ke TPA dan RDF hanya residu atau yang low-value, nanti ini juga bikin transportasi yang bawa sampahnya enggak bau”.
Ia berharap Rorotan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jakarta Utara. “Semoga dari Rorotan, bisa jadi percontohan untuk 30 kelurahan lainnya yang ada di Jakarta Utara, agar semua bisa memilah sampah dengan baik”.
Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup telah menyalurkan bantuan untuk mendukung pemilahan sampah di Rorotan. Bantuan tersebut meliputi 400 unit drop point, 12.000 ember pemilah sampah, serta 650 unit lodong sisa dapur.
Acara deklarasi turut dihadiri Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan, serta sejumlah pejabat eselon I KLH/BPLH.
Editor: Redaktur TVRINews





