Bahasa Mandarin dinilai memiliki peran penting bahkan jalur langsung menuju dunia professional. Untuk itu, kemampuan berbahasa Mandarin sangat penting dimiliki oleh talenta-talenta muda Indonesia untuk menuju persaingan global dimasa depan. Demikian disampaikan Direktur ChineseRd Guo Xinlin, disela-sela Final Mandarin Champion 2026 yang diselenggarakan di Universitas Bunda Mulia Jakarta, 18 April 2026. Acara yang digelar ChineseRd, lembaga pendidikan bahasa Mandarin global asal Shenzhen Tiongkok bersama Universitas Bunda Mulia ini, juga diramaikan dengan peluncuran platform karier digital serta Job Fair.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia Symphony Akelba Christian menyampaikan, “Kami melihat bahwa peserta tidak hanya memiliki dasar bahasa yang kuat, tetapi juga mampu berpikir dan mengekspresikan gagasan dalam bahasa Mandarin. Inilah tujuan utama pendidikan bahasa, yaitu menjadikan bahasa sebagai alat komunikasi, pemahaman, dan pengembangan diri yang nyata.” Ia juga menambahkan, “Partisipasi aktif dunia industri dalam kegiatan ini membangun jembatan penting antara hasil pembelajaran bahasa Mandarin dengan dunia kerja, serta memperkuat model integrasi bahasa, sumber daya manusia, dan industri sebagai arah pendidikan di masa depan.”
Sementara itu, Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu, dalam sambutannya menegaskan, “Penguasaan bahasa Mandarin tidak hanya menjadi keterampilan bahasa semata, tetapi juga membuka lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam komunikasi internasional dan pengembangan karier.” Ia juga menyampaikan, “Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta memperlihatkan semakin eratnya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang.”
Guo Xinlin mengatakan, “Berbeda dengan portal kerja konvensional, platform karier digital yang dikembangkan ChineseRd ini berfungsi sebagai ekosistem strategis yang mempertemukan alumni dan talenta terkurasi ChineseRd dengan perusahaan raksasa asal Tiongkok. Selain mendukung proses belajar melalui fitur koreksi otomatis dan latihan pelafalan, inovasi terbaru tahun ini adalah sistem rekrutmen berbasis AI pada website karier mereka. Teknologi ini melakukan screening awal dan pencocokan peran (role matching) secara presisi, sehingga perusahaan dapat menyaring ribuan pelamar dengan lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui integrasi ini, para pencari kerja dapat mengakses peluang yang spesifik, sementara perusahaan mendapatkan kandidat yang kompetensinya telah teruji melalui standar pendidikan ChineseRd”.
Dalam event ini juga diramaikan dengan Job Fair yang diikuti beberapa perusahaan Tiongkok di Indonesia seperti Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta, PT Zisheng Pacific Trading (Mixue), PT Trina Mas Agra Indonesia, PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo), PT Haidilao Indonesia Restaurants, PT Huayou Nickel Cobalt, PT China Harbour Indonesia, PT China Construction Yangtze River Indonesia, PT BYD Motor Indonesia, PT Yili Indonesia Dairy, PT Jingdong Industrials Indonesia, PT FiberHome Technologies Indonesia, PT Power China Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia, PT Miraitowa Jaya Abadi, Air China Limited Jakarta Office, serta ChineseRd. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri serta membuka peluang karier yang lebih luas.
“Hadirnya Job Fair ini secara otomatis mengubah paradigma kompetisi bahasa yang selama ini ada. Jika sebelumnya Mandarin Champion hanya berfokus pada prestasi akademik, kini ChineseRd juga memastikan kemampuan bahasa peserta yang selama ini ada. Kami tidak hanya ingin mencetak individu yang mahir berbahasa, tetapi juga memastikan mereka memiliki masa depan yang cerah melalui koneksi industri yang seamless. Job Fair ini juga memberikan nilai tambah bagi para finalis Mandarin Champion untuk memperluas jejaring profesional sekaligus membuka peluang karier di berbagai perusahaan global asal Tiongkok, menjadikan kemampuan bahasa Mandarin sebagai modal strategis di dunia industri”, ungkap Guo Xinlin
Mandarin Champion 2026.
Kegiatan Mandarin Champion 2026 yang diselenggarakan ChineseRd yang kedua setelah sebelumnya diselenggaraka tahun 2025 ini merupakan lomba yang mengadu kemampuan berbahasa Mandarin dari peserta. Kompetisi Mandarin Champion tahun ini terbagi ke dalam tiga kategori utama berdasarkan jenjang usia dan bentuk lomba, yaitu: Kategori A – Membaca Puisi Mandarin untuk siswa-siswi SMP usia 13–15 tahun. Kategori B – Membaca Puisi Mandarin untuk siswa-siswi SMA/SMK usia 16–18 tahun. Kategori C – Pidato Bahasa Mandarin untuk mahasiswa usia 19–22 tahun. Untuk kategori Lomba Baca Puisi, peserta dituntut untuk tidak sekedar melafalkan, tapi juga bagaimana menampilkan kemampuan interpretasi puisi, penghayatan, dan pelafalan Mandarin yang semakin matang. Sedangkan untuk kategori Pidato berbahasa Mandarin, para peserta ditantang menunjukkan kemampuan berbahasa Mandarin secara aktif, argumentatif, dan komunikatif dalam penyampaian gagasan di depan dewan juri.
Guo Xinlin mengatakan, “Pada penyelenggaraan tahun ini, Mandarin Champion 2026 berhasil menarik 1.712 peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Tingginya jumlah peserta ini menjadi bukti besarnya antusiasme generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan bahasa Mandarin sebagai bekal akademik maupun profesional di era global. Kompetisi ini semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu ajang prestasi bahasa Mandarin tingkat nasional yang menjadi wadah bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung yang lebih luas”.
Didukung oleh ekosistem pembelajaran digital berbasis Artificial Intelligence (AI), Mandarin Champion 2026 hadir bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kemampuan bahasa Mandarin yang modern, efektif, dan terukur. Para peserta akan memanfaatkan berbagai fitur unggulan dari platform ChineseRd, mulai dari latihan membaca teks Bahasa Mandarin berbasis AI, koreksi penulisan otomatis, hingga tes pelafalan dengan akurasi tinggi, sehingga setiap peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mengalami perkembangan kemampuan secara personal.
“Melalui kompetisi ini, ChineseRd terus memperkuat posisinya sebagai pionir pendidikan bahasa Mandarin digital yang menjembatani prestasi lokal menuju panggung internasional. Kehadiran para pemenang dari berbagai sekolah dan universitas di Indonesia juga menjadi simbol lahirnya talenta-talenta muda unggul yang siap membawa kemampuan mereka ke level dunia. Dengan demikian, Mandarin Champion 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum apresiasi, prestasi, dan pengakuan bagi generasi muda Indonesia yang siap bersaing di panggung global”, ungkap Guo Xinlin
Pemenang Mandarin Champion 2026
Kategori A : Membaca Puisi Mandarin – Siswa/Siswi SMP (13–15 tahun)
Juara 1: Estrella Frances Armelle – Sekolah Terpadu Pahoa
Juara 2: Michael Savio Irawan – SMP Mitra Harapan Madiun
Juara 3: Mckenzie Izumio Berlian – SMP Tunas Harum Bangsa
Kategori B : Membaca Puisi Mandarin – Siswa/Siswi SMA/SMK (16–18 tahun)
Juara 1: Yuane Kang – Bunda Mulia School (SPK)
Juara 2: Denzel Julio – SMA Asoka Singkawang
Juara 3: Stefhie Angela – SMA Sutomo 1 Medan
Kategori C : Pidato Bahasa Mandarin – Mahasiswa (19–22 tahun)
Juara 1: Daniella Lucia Magdalena – Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia
Juara 2: Jessica Junita Citra – Universitas Bunda Mulia
Juara 3: Edrick – Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama Pontianak





