Grid.ID - Musisi Endang Surahman Hartono alias Ndhank, mantan gitaris Stinky meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026. Pihak keluarga pun mengungkapkan rencana pemakaman.
Saudara kembar Ndhank, Edo Surahim, menyebut jenazah sang gitaris rencananya akan dimakamkan di Manado. Namun hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian waktu dari istri almarhum.
"Di Manado, kapannya saya masih tunggu konfirmasi dari istrinya," ujar Edo saat dihubungi awak media, Minggu (19/4/2026).
Edo juga sempat menceritakan kondisi Ndhank sebelum meninggal dunia. Rupanya, Ndhank sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari.
"Itu dirawat baru 3 hari," kata Edo.
Selain itu, kondisi kesehatan Ndhank sempat menurun akibat stroke ringan. Sayangnya, kondisi tersebut memburuk hingga terjadi pecah pembuluh darah di otak yang akhirnya merenggut nyawanya.
"Awalnya stroke ringan, terakhir sebelum meninggal pembuluh di otak pecah," tuturnya.
Sebagai informasi, Ndhank dikenal luas sebagai sosok penting di balik perjalanan band Stinky sejak berdiri pada 1995. Ia turut menciptakan lagu-lagu hits seperti "Mungkinkah" dan "Jangan Tutup Dirimu".
Sebelum wafat, Ndhank juga sempat menjadi sorotan karena polemik hak royalti lagu "Mungkinkah". Ia diketahui sempat melayangkan somasi, sebelum akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya hingga situasi mereda. (*)
Artikel Asli




