Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan, Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita mengatakan dua kapal PIS, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, saat ini masih berada di Teluk Arab. Vega menyampaikan kedua kapal PIS tersebut belum dapat melintasi Selat Hormuz.

"PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz," ujar Vega dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (19/4/2026).

Baca Juga
  • Dua Kapal Pertamina Bersiap Lintasi Hormuz, Keselamatan Jadi Prioritas
  • Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, Upaya Pembebasan Terus Berjalan
  • Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Vega mengatakan, PIS saat ini terus melakukan sejumlah langkah dalam mengupayakan hal tersebut. Ia mengatakan perusahaan pun terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait. "Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman," ucap Vega.

Vega menegaskan, PIS tetap mengutamakan aspek keselamatan terkait hal ini. Ia mengatakan prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. "Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman," kata Vega.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Langgar Gencatan Senjata, Serangan ke UNIFIL Kejahatan Perang!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Bupati Malang Lantik Anaknya Jadi Kadis, PDIP: Kurang Elok!
• 4 jam laluokezone.com
thumb
BRI Super League: Akui Kalah Kualitas dari Persija, PSBS Simpan Tenaga demi Duel Krusial Kontra Persijap
• 5 jam lalubola.com
thumb
Marseille dijungkalkan Lorient, Lille diimbangi Nice
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
46 Desa di Kabupaten Cianjur Siap Menggelar Pilkades Serentak Dengan Sistem Digital
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.