Sebelum meninggal dunia, mantan gitaris Stinky, Ndhank Surahman Hartono, sempat membicarakan soal proyek barunya. Hal ini disampaikan oleh saudara kembarnya, Edo Surahim.
Saat dihubungi kumparan, Edo sempat membagikan komunikasi terakhirnya dengan eks gitaris Stinky itu. Kata Edo, Ndhank sempat membahas soal proyek terbarunya, yakni sebuah band bernama Note n Sound.
"Sempat bahas project band baru dia Note n Sound dengan eks vocalis Zigas ( Zoker ) dan gitaris Orange, Ryan," ujar Edo dihubungi kumparan melalui pesan singkat, Minggu (19/4).
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Ndhank, lanjut Edo, sempat berharap agar proyek tersebut bisa segera berjalan. Sampai saat ini, band tersebut memang belum merilis karya mereka.
"Itu aja sih tadinya dia berharap jalan dengan band baru nya," ungkap Edo.
"Belum (ada single yang dirilis)," lanjutnya.
Meski demikian, Edo memastikan bahwa grup band tersebut memang sudah menjalani proses rekaman. Kata Edo, proyek baru Ndhank itu masih menunggu jawaban dari salah satu label.
"Sudah recording, tapi tunggu konfirmasi dari salah satu label besar, masih belum ada kabar juga," tandasnya.
Ndhank meninggal dunia pada Sabtu (18/4). Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Ndhank sempat dirawat di rumah sakit. Usai mengalami stroke ringan hingga pecah pembuluh darah.
Bersama Andre Taulany (vokal), Helman Maulana (Nano-gitar), Irwan Batara (bass), dan Edy Suryo Triputranto (drum), Ndhank mendirikan Stinky di tahun 1992. Ndhank juga merupakan sosok di balik terciptanya karya fenomenal Stinky seperti Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu.





