Jusuf Kalla Jelaskan Pilih Pakai Istilah ‘Syahid’ Saat Ceramah di UGM

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla memaparkan soal pemakaian kata "syahid" saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang kemudian viral di tengah masyarakat.

"Saya berada di masjid dan jamaah tidak mengerti martir. Jadi, saya katakan, ya karena hampir sama, syahid dan martir hampir sama. Cuma bedanya caranya," tutur JK sapaan akrabnya, dikutip Minggu, 19 April 2026.

Baca Juga :
Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden Karena Saya
Detik-detik Mencekam! 7 Orang Terjebak Kebakaran Rumah di Jombang, 2 ART Meninggal Dunia

Dia menjelaskan bahwa awalnya dirinya membahas konflik di Indonesia yang terjadi karena agama, seperti di Maluku dan Poso. JK membahas hal tersebut karena mengisi ceramah bertemakan perdamaian.

Saat membahas hal tersebut, JK menjelaskan bahwa kedua belah pihak yang berkonflik memiliki konsep terkait mati karena membela agama.

JK mengungkap, konsep tersebut dalam Islam dikenal dengan syahid, sementara pada Kristen dinamakan martir.

"Saya ulangi lagi, saya pakai kata syahid, bukan martir karena saya di masjid," katanya mengingatkan.

Dengan demikian, JK menyatakan tidak secara khusus membicarakan dogma agama saat membahas konflik di Maluku dan Poso dalam ceramahnya.

"Jadi, bukan saya bicara dogma agama, bukan. Saya bicara kejadian pada waktu itu. Kejadian pada waktu itu, semua merasa masuk surga," katanya.

JK kemudian merujuk cuplikan video terkait konflik Maluku dan Poso yang ditayangkan dalam konferensi pers.

"Tadi lihat, sebelum mereka, pemuda-pemuda ini pergi perang, semua didoakan. Kau pergi berdoa, kau habisi musuhmu. Islam juga begitu, didoakan oleh para ustadz, kau pergi," ujarnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla berceramah di Masjid UGM pada 5 Maret 2026 atau dalam rangka Ramadhan 1447 Hijriah. Ceramah tersebut bertajuk Strategi Diplomasi Indonesia dalam Memitigasi Potensi Eskalasi Perang Regional Multipolar.

Namun demikian, ceramah tersebut menjadi viral pada pertengahan April 2026.

JK bahkan dilaporkan oleh DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) ke Polda Metro Jaya atas ceramahnya tersebut, terutama terkait pernyataan mati syahid. DPP GAMKI melaporkan JK pada 12 April 2026. (Ant)

Baca Juga :
Dua Wanita Diciduk! Rekeningnya Dipakai Sindikat Narkoba Koko Erwin dan ‘The Doctor'
Jusuf Kalla Kasih Nasihat ke Jokowi soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat?
Masyarakat Diminta Jangan Terprovokasi Isu Perkarakan Jusuf Kalla Demi Kerukunan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kang TB Singgung Aktor Intelektual
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Tekan Kemacetan, Pramono: Turun Drastis
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Aksi Penjambretan Terekam CCTV, Korban Terjatuh dan Dilarikan ke Rumah Sakit
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Rencana Kerja Sama Blanket Overflight Access dengan AS Berpotensi Gadaikan Keselamatan Rakyat Indonesia
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tukang Becak Montor di Lamongan Antre BBM Gratis
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.