Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta yang semula dijadwalkan berlangsung Rabu (22/4) pukul 15:30 WIB di Stadion Sultan Agung dipastikan batal digelar di lokasi tersebut dan dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada jam dan waktu yang sama. Laga ini juga diselenggarakan tanpa penonton kedua tim nantinya.
Keputusan pemindahan lokasi pertandingan ini berawal dari evaluasi kapasitas fasilitas olahraga di Bantul. Panitia Pelaksana memprioritaskan keselamatan penonton menyusul besarnya antusiasme penikmat sepak bola untuk laga tersebut. Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, menerangkan tahapan persiapan awal sebetulnya sudah matang.
“Manajemen dan Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM selalu berkomitmen menjalankan regulasi dan kewajiban sebagai peserta kompetisi BRI Super League 2025/26. Untuk laga melawan Persija pada 22 April mendatang, seluruh tahapan perizinan dan persiapan operasional di Stadion Sultan Agung (SSA) sesungguhnya telah kami rampungkan dengan baik,” ujar Wendy di situs web resmi PSIM.
“Namun, setelah melakukan koordinasi intensif dan mempertimbangkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta pemangku kepentingan terkait, kami menyepakati bahwa aspek keamanan dan kenyamanan seluruh pihak harus menjadi prioritas utama. Mengingat tingginya antusiasme pencinta sepak bola untuk laga krusial ini, kami bersama-sama menilai bahwa kapasitas SSA saat ini belum ideal untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut secara maksimal,” tambahnya.
Hal ini juga berimbas pada Persija. Sejak usai menghadapi PSBS pada 18 April, Persija memilih tetap berada di Yogyakarta guna menjaga ritme persiapan.
Namun, perubahan lokasi membuat 'Macan Kemayoran' harus merancang ulang skema persiapan, yakni harus menuju Bali. Pelatih Persija, Mauricio Souza, memastikan timnya tetap menjalani program yang telah dirancang sembari menunggu waktu keberangkatan.
“Kami akan tetap berada di sini dan kemungkinan berangkat ke Bali pada Selasa (21/4/2026) untuk pertandingan,” kata Mauricio.
“Kami telah menjadwalkan latihan pada Minggu (19/4/2026) dan Senin (20/4/2026). Jika memungkinkan, kami juga akan berlatih pada Selasa. Semua akan kami sesuaikan dengan kondisi logistik,” tuturnya lagi.





