Gus Kikin: Muktamar NU 2026 Momentum Kembalikan NU ke Qonun Asasi

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

KH Abdul Hakim Mahfudz Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, menegaskan pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menjadi momentum untuk mengembalikan organisasi ke Qonun Asasi atau aturan dasar sejak awal berdiri.

“NU itu dikembalikan ke Qonun Asasi, ikuti aturan yang ada (AD/ART). NU itu harokah, NU itu gerakan, para muassis mengajarkan ukhuwah, persatuan, solid, dan memberi contoh yang baik,” kata Gus Kikin dalam keterangan di Jombang, Minggu (19/4/2026) yang dilansir Antara.

Ia menegaskan NU merupakan organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi ukhuwah atau persatuan. Karena itu, NU diharapkan terus memberi teladan positif bagi masyarakat.

Menurut Gus Kikin, penguatan nilai-nilai dasar tersebut akan membuat NU semakin solid dan mampu kembali menggerakkan masyarakat, seperti pada masa awal berdirinya. “NU akan kuat kalau ada ukhuwah, solid, dan memberi contoh baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, para muassis atau pendiri NU membangun organisasi ini sebagai respons terhadap dinamika global saat itu, termasuk kebijakan Raja Arab Saudi yang dinilai memaksakan mazhab tertentu kepada jemaah haji, serta rencana merusak situs bersejarah Islam.

Dari situ kemudian lahir Komite Hijaz yang bertugas mengirim delegasi ke Arab Saudi. Dalam pertemuan di Kertopaten, Surabaya, disepakati perlunya organisasi resmi yang kemudian diberi nama Jamiyah Nahdlatul Ulama.

“Anggota jamiyah itu juga ada dari Mesir dan India yang bermukim di Surabaya. Jadi, NU itu sudah lama bersifat global dari sikap/tujuan dan anggota. NU juga bukan hanya pemikiran, tapi gerakan, karena itu ada Qonun Asasi,” kata Gus Kikin.

Terkait Muktamar NU 2026 yang direncanakan berlangsung awal Agustus, Gus Kikin menyatakan siap menjalankan amanah jika dipercaya.

“Kalau saya didorong ya jalan, kan saya maju itu sebagai kewajiban ya sudah. Kalau tidak ada yang dorong ya nggak apa-apa, karena yang penting itu saya tidak meminta. Yang penting juga, jangan mendorong dengan menghalalkan segala cara, itu nggak mau saya,” ujarnya.

Sementara itu, Masykuri Bakri Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) berharap Muktamar NU 2026 mampu membawa organisasi kembali pada semangat persatuan.

“NU harus didudukkan kembali sebagaimana yang dirintis oleh KH Hasyim Asy’ari yakni bisa membawa nuansa persatuan. Persatuan dan kesatuan itu kunci utama, kami berdoa agar NU kembali ke khittah, ibarat gerbang yang keluar dari relnya maka harus dikembalikan ke rel nya,” kata Masykuri.

Ia menekankan pentingnya mengembalikan NU ke khittah sesuai nilai-nilai yang diwariskan pendirinya, Kiai Hasyim Asy’ari.

“Jadi harapannya alumni kembali kepada rel, pada khittah. Ibarat gerbang kereta itu ketika gerbangnya ini kok sampai keluar dari relnya dikembalikan pada relnya,” ujarnya. (ant/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Pengemudi Truk Air Tewas Ditembak Pasukan Israel di Gaza, UNICEF Murka
• 17 jam laludetik.com
thumb
Populer: Harga BBM Pertamax Turbo-Dexlite Naik; 23,1 Ton Pangan Ilegal Diamankan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kolaborasi Rekayasa Lalu Lintas Korlantas-Polda Bali Buat Kemala Run 2026 Aman, Tertib dan Lancar
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Naik Serentak, Ini Rincian Harganya
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
STIP Jakarta Disiapkan Jadi Sekolah Rakyat Rintisan
• 33 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.