Elf Muat 10 Penumpang Terguling di Saradan Madiun usai Gagal Menyalip di Marka Utuh

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Sebuah mobil elf mengalami kecelakaan tunggal terguling setelah mencoba mendahului kendaraan lain di Jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di kawasan Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Minggu (19/4/2026) sore. Akibatnya, sebanyak 11 orang yang berada di dalam elf itu mengalami luka.

Ipda Andika Eko Cahyono, Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun mengatakan kecelakaan bermula saat mikrobus Isuzu Elf bernopol AD 7091 IG yang dikemudikan sopir inisial I itu, melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 14.30 WIB.

“Sesampainya TKP dengan kondisi jalan menurun dan garis marka memanjang warna kuning atau marka tidak terputus (marka utuh), kendaraan mikrobus Elf tersebut berjalan melewati beberapa kendaraan yang berjalan depannya dari sebelah kanan. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan, barat ke timur, berjalan kendaraan truk tronton yang tidak diketahui nopolnya,” ujar Ipda Andika saat on air di Radio Suara Surabaya, Minggu petang.

Melihat truk tronton dari arah berlawanan itulah, I diduga panik karena tidak memiliki ruang untuk melintas. Dalam kondisi panik, I langsung mengerem dan membanting setir.

“Mengetahui hal tersebut, pengemudi Elf saudara Irfan langsung menginjak rem dan membanting setir kemudi. Sesaat kemudian laju kendaraan mikrobus elf tersebut oleng dan tidak terkendali akhirnya terguling ke kanan,” jelasnya.

Beruntung, insiden yang terjadi di jalur nasional tersebut tidak memakan korban jiwa. Seluruh penumpang yang berjumlah 10 orang, dan sang sopir hanya menderita luka ringan akibat benturan di dalam kabin.

Sementara kondisi elf, rusak parah pada bagian depannya. Kaca depan dan belakang pecah, sementara kondisi bodi sampingnya penyok. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp7.000.000.

Sesaat setelah kejadian, kata Ipda Andika, kepolisian langsung melakukan olah TKP serta mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil derek besar.

“Arus kendaraan sempat mengalami kelambatan, tidak pemacetan namun kelambatan. Sudah selesai (evakuasi), karena kita menggunakan derek mobil besar. Jalur sudah aman,” jelas Andika.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan kembali pentingnya mematuhi marka jalan, terutama marka kuning tidak terputus yang melarang pengemudi untuk mendahului kendaraan di depannya karena alasan keamanan. (bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Kerahkan Kekuatan Penuh di Lebanon Meski Sedang Gencatan Senjata
• 1 jam laludetik.com
thumb
Momen Keakraban Presiden Prabowo dan Anak-anak Sekolah di Sepanjang Jalan Magelang
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
3 ABK WNI Korban Kapal Dihantam Rudal di Laut Arab Dipulangkan ke RI
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Riau
• 20 jam lalupantau.com
thumb
NasDem DKI: Pemusnahan Ikan Sapu-sapu Harus Ketat, Jangan Malah Balik ke Pasar
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.