Jumlah korban meninggal akibat kebrutalan militer Israel di Jalur Gaza, Palestina terus bertambah dan kini mencapai 72.551 orang sejak konflik dimulai pada Oktober 2023. Selain korban meninggal, tercatat 172.274 lainnya mengalami luka-luka.
Melansir WAFA, kantor berita Palestina yang bersumber dari laporan medis pada Minggu (19/4/2026), menyebutkan dalam 24 jam terakhir rumah sakit di Gaza menerima dua jenazah korban, salah satunya ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan.
Otoritas kesehatan setempat juga mencatat, sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, jumlah korban tewas mencapai 775 orang, dengan 2.171 korban luka dalam periode yang sama. Selain itu, sebanyak 761 jenazah berhasil dievakuasi dari bawah puing-puing bangunan.
Meski demikian, sejumlah korban lainnya masih dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan maupun berada di jalanan, karena tim penyelamat dan petugas darurat belum dapat menjangkau seluruh lokasi terdampak.
Di sisi lain, rumah sakit di Gaza juga melaporkan adanya tambahan 196 korban meninggal yang baru dimasukkan ke dalam total data kumulatif, setelah melalui proses verifikasi oleh komite pencatatan korban sejak awal April.
Situasi kemanusiaan di Gaza hingga kini masih memprihatinkan, dengan keterbatasan akses bantuan serta proses evakuasi yang terhambat akibat kondisi keamanan di lapangan. (bil/ham)




