Kemenhub Optimalkan Aset Negara untuk Ekonomi Daerah

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan hibah Barang Milik Negara (BMN) kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara untuk meningkatkan nilai ekonomi dan pelayanan publik.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan menjelaskan bahwa hibah ini merupakan hasil penataan aset yang terdampak proyek pelebaran Jalan Ring Road Arteri Mamuju.

Diketahui bahwa aset yang dialihkan adalah tanah seluas 330 meter persegi dan pagar permanen seluas 48 meter persegi yang sebelumnya dikelola oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju.

“Aset yang dihibahkan meliputi tanah seluas 330 meter persegi dan pagar permanen seluas 48 meter persegi yang sebelumnya berada dalam pengelolaan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju,” ujar Lollan dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Di siis lain, pemerintah pusat juga menerima hibah lahan seluas 2.400 meter persegi dari Pemerintah Kabupaten Mamuju yang akan digunakan untuk pembangunan kantor baru UPP Kelas III demi bisa meningkatkan kualitas layanan kepelabuhan dan efisiensi operasional.

Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, Kemenhub Catatkan Kenaikan Penumpang dan Angka Kecelakaan Menurun

Proses hubah tersebut, kata Lollan, telah melalui mekanisme sesuai ketentuan, termasuk persetujuan dari Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mamuju pada 2025 serta penetapan melalui Keputusan Menteri Perhubungan.

“Ini menunjukkan bahwa pengelolaan BMN dilakukan secara profesional, akuntabel, dan memberikan nilai tambah nyata bagi pelayanan publik,” tegasnya.

Dengan adanya optimalisasi aset negara melalui skema hibah itu tidak hanya berfokus pada pemindahtanganan tapi juga pada peningkatan fungsi ekonomi aset agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Diharapkan, dengan adanya lahan baru untuk UPP Kelas III Mamuju, operasional bisa menjadi lebih efisien serta mampu meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa pelabuhan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bottleneck Gilimanuk Hambat Logistik, Kemenhub Evaluasi

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut. 

“Kami melihat potensi Pelabuhan Mamuju akan berkembang jika didukung dengan ketersediaan lahan. Lahan tersebut dapat digunakan untuk pembangunan dermaga sehingga kapal-kapal potensial, khususnya kapal penumpang, akan kembali beroperasi di Mamuju dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Sederhana Menghilangkan Noda Tinda pada Pakaian
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
NasDem DKI: Pemusnahan Ikan Sapu-sapu Harus Ketat, Jangan Malah Balik ke Pasar
• 16 jam laludetik.com
thumb
Starlink Kini Hadir di Blibli Store
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Buya Yahya Jelaskan Hukum Memaksakan Haji dan Umrah saat Belum Mampu
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Uranium ke AS, Peringatkan Balasan Blokade Selat Hormuz
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.