Dipenuhi Sampah dan Lumpur, Saluran Penghubung Jembatan Lima Dikeruk

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Petugas gabungan di lingkup Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) kembali mengeruk sedimen lumpur pada saluran penghubung (Phb) di sepanjang Jalan KH Moh. Mansyur, Jembatan Lima, Tambora. Pengerukan dilakukan karena kondisi saluran penghubung menuju Kali Krukut tidak berfungsi normal, karena mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah.

"Hari ini, kami concern secara terpadu untuk menyelesaikan persoalan sampah atau sedimen yang menghambat di saluran. Kalau tidak ada sampah, air itu bisa mengalir lancar, tetapi kepadatan sampah dan sedimen membuat aliran air tersumbat," kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 19 April 2026.

Selain membersihkan saluran penghubung, pihaknya membersihkan area depan Pasar Jembatan Lima yang dipenuhi sampah pasar.

Sebagai tindak lanjut, Iin segera berkoordinasi dengan pengelola Pasar Jembatan Lima dalam penanganan masalah sampah pasar.

"Mari sama-sama, ini butuh semuanya bekerja sama untuk kita menuju zero banjir dan genangan di Jakarta Barat. Butuh kolaborasi, butuh keterpaduan semua pihak," tegas dia.


Petugas gabungan Pemkot Jakarta Barat menggelar kerja bakti di sepanjang Jalan KH Moh. Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Minggu (19/4/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakbar

Baca Juga:  Dikeluhkan Warga, TPS Ilegal di Tambun Utara Bekasi Ditutup

Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, menjelaskan kerja bakti dilaksanakan dengan membersihkan sedimen lumpur di sepanjang Jalan KH Moh Mansyur, sepanjang 450 meter, yang berada di lingkungan RW 01, 02 dan 08 Jembatan Lima.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 210 petugas gabungan yang meliputi unsur Suku Dinas Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup, Bina Marga, Gulkarmat, Perhubungan, Pertamanan dan Hutan Kota, Satpol PP, serta PPSU. Selain itu, diterjunkan dua alat berat serta sebelas truk pengangkut lumpur dan sampah.

"Pembersihan terhadap lumpur saluran yang tidak dibersihkan hampir 17 tahun ini juga melibatkan unsur masyarakat," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Peningkatan Aktivitas Kapal Perang Asing di Selat Malaka, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Apindo Sebut Manufaktur RI Kesulitan Penuhi Standar Uni Eropa
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Cerita Pramono Disemprot ARMY Gegara Ingin Boyong BTS Konser di JIS: Galak Banget!
• 10 jam laludisway.id
thumb
Persis Solo Buka Lowongan Marketing Officer Akademi, Ini Syaratnya
• 5 menit lalukompas.tv
thumb
Langgar Gencatan Senjata, Serangan ke UNIFIL Kejahatan Perang!
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.