Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menghentikan sebuah kapal kontainer India yang datang dari Uni Emirat Arab (UEA), sekutu zionis Israel dan Amerika Serikat. Kapal kontainer ini dipaksa berputar balik karena tidak memiliki izin untuk melintasi Selat Hormuz di tengah penutupan kembali jalur pelayaran strategis tersebut oleh pihak Iran.
Detik-Detik Instruksi Putar Balik
Dalam rekaman percakapan radio yang diperoleh, otoritas Angkatan Laut Iran memberikan perintah tegas kepada kru kapal Bhagyalaxmi untuk segera meninggalkan area tersebut.
Angkatan Laut Iran: "Selamat malam Pak, di sini Angkatan Laut Iran. Selat Hormuz ditutup dan dilarang melintas dari sana. Tidak ada izin bagi Anda untuk menggunakan Selat Hormuz. Anda diperintahkan untuk segera kembali ke tempat asal Anda. Apakah Anda menerima pesan saya?"
Petugas Kapal Bhagyalaxmi: "Oke, pesan diterima. Saya akan berbalik arah. Jadi tidak ada izin untuk transit di Hormuz, apakah benar begitu Pak?"
Angkatan Laut Iran: "Ya Pak, tidak ada izin untuk Anda. Anda diperintahkan untuk segera kembali ke tempat asal Anda... dan tunggu hingga ada izin."
Data Pelayaran Kapal Bhagyalaxmi
Kapal kontainer Bhagyalaxmi yang berbendera Antigua dan Barbuda tersebut berangkat dari Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab, dengan seluruh kru berkebangsaan India. Kapal diminta untuk berputar balik oleh IRGC di tengah deklarasi penuh penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran.
Berdasarkan data dari Marinetraffic.com per pukul 16.30 WIB, kapal Bhagyalaxmi terpantau berada di perairan Oman dan tengah menuju ke Pelabuhan Salalah, Oman, dengan kecepatan 12,1 knot. Seperti kapal-kapal lainnya di kawasan tersebut, Bhagyalaxmi mematuhi perintah IRGC untuk menjauhi perairan Selat Hormuz guna menghindari eskalasi lebih lanjut.




