Musim Kemarau Diprediksi Lebih Parah, Petani Diminta Percepat Musim Tanam

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Para petani di Kabupaten Majalengka diimbau untuk segera melakukan percepatan tanam padi untuk musim tanam gadu 2026. Hal itu seiring adanya informasi dari BMKG yang menyebutkan musim kemarau tahun 2026 diperkirakan akan terjadi lebih awal, lebih kering dan lebih panjang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan ( DKP3 ) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan semua Penyuluh Lapangan Pertanian untuk segera mensosialisasikan percepatan tanam itu kepada petani maupun kelompok tani. Hal itu terutama untuk lahan sawah yang sifatnya tadah hujan.

Baca Juga
  • Fenomena El Nino Mengancam, BPBD Kota Cimahi Petakan Titik Rawan Krisis Air Bersih
  • Jateng Siapkan Ratusan Juta Liter Air Bersih Antisipasi El Nino
  • Pramono Kumpulkan BUMD, Antisipasi Gejolak Global dan El Nino

“Sawah tadah hujan mengandalkan curah hujan untuk pengairannya,” kata Gatot, Kamis (9/4/2026).

Gatot menyebutkan, saat ini belum seluruh sawah di Kabupaten Majalengka memasuki masa panen. Menurutnya, ada sebagian wilayah yang baru akan panen karena sebelumnya terlambat tanam akibat curah hujan yang tidak merata. Contohnya, wilayah Jatitujuh, Ligung dan sebagian Kertajati yang tidak mendapat pasokan air irigasi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Andrie Yunus dan Tren Vonis Ringan Peradilan Militer
• 23 jam lalukompas.id
thumb
BBM Non-Subdisi Naik Harga, DPR Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Diproyeksi Menguat ke 7.700, Simak Saham yang Direkomendasikan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemprov DKI Tegaskan Tak akan Beri Subsidi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Rina Nose Akui Derita Post-op Blues, Depresi Pasca Oplas Hidung
• 26 menit lalugrid.id
Berhasil disimpan.