IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Terkoreksi dengan Menguji Level 7.245-7.575

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

IHSG diproyeksi terkoreksi pada hari ini, Senin (20/4/2026). IHSG sebelumnya menguat 0,17 persen ke 7.634.

IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Terkoreksi dengan Menguji Level 7.245-7.575. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi terkoreksi pada hari ini, Senin (20/4/2026). IHSG sebelumnya menguat 0,17 persen ke 7.634 namun masih didominasi oleh tekanan jual pada hari Jumat (17/4/2026).

Pada timeframe weekly, MNC Sekuritas mengatakan IHSG masih menguat 2,35 persen dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun pergerakannya masih belum mampu menembus MA60 secara mingguan.

Baca Juga:
Saham Konglomerat Topang IHSG Pekan Ini, Grup Barito Pimpin Kenaikan Indeks

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada di akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B pada label merah. Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan menguji 7.245-7.575 sekaligus menutup beberapa area gap-nya,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Minggu (19/4/2026).

Adapun support IHSG berada di level 7.488, 7.351, sementara itu resistance di level 7.700, 7.861. Investor bisa mencermati sejumlah saham pilihan MNC Sekuritas berikut ini:

Baca Juga:
IHSG Pekan Depan Masih Rawan Terkoreksi, Simak Analisa 4 Saham Berikut

AUTO - Buy on Weakness

AUTO terkoreksi 0,37 persen ke Rp2.720 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi AUTO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (b) dari wave [v].

Baca Juga:
IHSG Semringah Sambut Akhir Pekan, Sore Ini Ditutup ke 7.634

Buy on Weakness: Rp2.630-Rp2.720

Target Price: Rp2.790, Rp2.920

Stoploss: below Rp2.540

BBRI - Buy on Weakness

BBRI menguat 0,59 persen ke Rp3.430 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b] pada label hitam.

Buy on Weakness: Rp3.280-Rp3.400

Target Price: Rp3.510, Rp3.610

Stoploss: below Rp3.260

CMRY - Buy on Weakness

CMRY menguat 2,42 persen ke Rp4.650 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan posisi CMRY saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (4).

Buy on Weakness: Rp4.520-Rp4.640

Target Price: Rp4.790, Rp4.880

Stoploss: below Rp4.400

MDKA - Buy on Weakness

MDKA menguat 1,51 persen ke Rp3.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 2 pada label hitam atau wave B pada label merah.

Buy on Weakness: Rp3.230-Rp3.310

Target Price: Rp3.470, Rp3.590

Stoploss: below Rp3.100

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Modus TPPU, Koruptor Alirkan Uang ke Perempuan di Luar Keluarga
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Wakil Ketua MPR Sebut Pancasila Terbukti Mampu Hadapi Krisis Domestik Maupun Global
• 51 menit lalujpnn.com
thumb
Polresta Padang Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Saat Transaksi di Facebook
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Paling Banyak Meraup Poin di Partai Tandang BRI Super League 2025/2026, Bukti Persija Jakarta Punya Mental Kuat
• 5 jam lalubola.com
thumb
Klasemen Liga Inggris: Arsenal masih di puncak, City tipiskan jarak
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.