Simak Proyeksi Harga Emas Dunia Pekan Ini di Tengah Gejolak Timur Tengah

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia dibuka melemah pada perdagangan Senin (20/4/2026) pagi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Simak Proyeksi Harga Emas Dunia Pekan Ini di Tengah Gejolak Timur Tengah. (Foto: Unsplash)

IDXChannel - Harga emas dunia dibuka melemah pada perdagangan Senin (20/4/2026) pagi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, meski proyeksi analis masih cenderung bullish untuk sepekan ke depan.

Harga emas spot turun 1,43 persen ke USD4.762,06 per troy ons, sementara perak spot melemah 2,52 persen ke USD79,78 pada Senin (20/4) pagi di tengah kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga:
Pertumbuhan Laba dan Kejutan Kinerja Kuartal I-2026 Jadi Katalis IHSG

Mengutip Reuters, jalur pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan kembali terhenti setelah Iran kembali memperketat kontrol, hanya beberapa hari jelang berakhirnya gencatan senjata yang rapuh dengan Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, Iran sempat membuka jalur tersebut, namun kemudian kembali menutupnya dengan alasan pelanggaran kesepakatan oleh AS.

Baca Juga:
Menteri Energi AS Proyeksi Harga Bensin Turun Tapi Bertahan di USD3 per Galon hingga 2027

Di saat yang sama, proses negosiasi antara Iran dan AS masih berlangsung tanpa kejelasan.

Presiden AS Donald Trump menyebut pembicaraan dengan Teheran berjalan baik, sementara negosiator utama Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan kedua pihak masih memiliki perbedaan signifikan, terutama terkait isu nuklir dan akses Selat Hormuz.

Baca Juga:
Startup Chip AI Kompetitor Nvidia, Cerebras Systems, Akan IPO di Nasdaq

Survei mingguan Kitco News menunjukkan pelaku pasar, baik dari kalangan analis (Wall Street) maupun investor ritel, kembali berada di zona bullish setelah emas mencatat kenaikan empat pekan berturut-turut.

Dari 10 analis yang berpartisipasi, sebanyak 80 persen memperkirakan harga emas naik dalam sepekan ke depan, sementara 20 persen memprediksi penurunan. Tidak ada responden yang memperkirakan pergerakan stabil.

Sentimen serupa juga tercermin dari investor ritel.

Dari 47 responden dalam jajak pendapat online, sebanyak 70 persen memperkirakan harga emas menguat, 19 persen memproyeksikan penurunan, dan 11 persen melihat harga bergerak mendatar.

Optimisme ini didorong harapan bahwa konflik Iran dapat mereda dalam jangka panjang, meski ketidakpastian masih tinggi akibat dinamika negosiasi dan kebijakan di lapangan.

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral Federal Reserve (The Fed).

Rilis data penjualan ritel Maret, penjualan rumah tertunda, hingga klaim pengangguran mingguan akan menjadi fokus utama.

Di saat yang sama, pasar juga menantikan sidang konfirmasi Kevin Warsh sebagai kandidat ketua The Fed, yang diperkirakan membawa pandangan dovish, sentimen yang umumnya positif bagi emas. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Melonjak Ratusan Persen, Saham WBSA Disuspensi Bursa
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Gas 12 Kg Naik, Warga Keluhkan Dampak ke Pengeluaran Harian
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Kemkomdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Beri Apresiasi
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Lima nama calon ketua DPC disiapkan dalam Muscab PKB Jaksel
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.